Beranda Birokrasi Zul Elfian : Pengurus Koperasi Harus Mampu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Dimasa...

Zul Elfian : Pengurus Koperasi Harus Mampu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid 19

Pengurus
Wali Kota Solok Zul Elfian Umar usai membuka pelatihan kualitas kelembagaan koperasi dihadiri seluruh pengurus Koperasi kota solok, Rabu(16 Juni 2021)

Beritanda1 –  Pengurus koperasi yang ada di kota solok harus mampu ikut serta meningkatkan  pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Dalam rangka peningkatan laju pertumbuhan ekonomi di Kota Solok, peran strategis pengurus koperasi sangat menentukan terutama ketika negara kita masih dilanda pandemi Covid-19.” ungkap Wali Kota (Wako) Solok Zul Elfian Umar.

Hal itu disampaikan H. Zul Elfian Umar ketika membuka pelatihan kualitas kelembagaan koperasi dihadiri seluruh pengurus Koperasi kota solok, di aula Hotel Taufina, Rabu(16 Juni 2021)

Turut hadir pada kegiatan pelatihan ini Kadis  Perdagangan dan Koperasi dan UKM Kota Solok, Narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat.

Dikatakan Wako Solok, Koperasi akan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh apabila memiliki organisasi, manajemen, pengelolaan keuangan dan usaha yang sehat serta mandiri.

Dengan pelatihan penguatan kapasitas kelembagaan koperasi ini, ulas Zul Elfian, merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan penataan, pengontrolan dan pengendalian pencatatan laporan keuangan yang mengacu pada anggaran dasar, anggaran rumah tangga, SOP dan peraturan khusus.

Zul Elfian berharap agar kegiatan ini juga dapat menciptakan pengadministrasian pencatatan keuangan yang tertib dan terarah sesuai dengan aturan akuntansi koperasi yang berpola. Sehingga dengan adanya manajemen pengelolaan administrasi yang dilakukan dengan baik, maka peningkatan dan pengembangan keberadaan koperasi akan mudah untuk dicapai.

“Kami berharap melalui kegiatan pelatihan ini, peserta nantinya akan mampu membenahi kelembagaan koperasi terutama bagi pengurus yang harus mengambil langkah cepat dalam penyusunan anggaran rumah tangga, SOP, persus dan izin usaha koperasi. Hal tersebut dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi, baik untuk intern koperasi itu sendiri maupun bagi pemerintah daerah sebagai dasar dalam menentukan kebijakan pembinaan lebih lanjut” ucap wako.

BACA JUGA:  Masterplan KEK Bukit Ameh Mandeh Difinalisasi, Ini Target Pemkab Pessel

Selesai mengikuti pelatihan, diharapkan wawasan,  pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola koperasi akan semakin meningkat, sehingga koeprasi tumbuh dan berkembang secara sehat di Kota Solok.

Reporter: Wahyu Haryadi 

 

 

Artikel sebelumyaGelar Rapat Evaluasi Penanggulangan Covid, Safaruddin: Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Harus Optimal
Artikel berikutnyaVaksinasi Covid-19 di Kantor Wali Nagari Supayang Ditinjau Kapolsek Payung Sekaki