Wow, Pessel Akan Kembangkan 2000 Jengkol Bersertifikasi Tahun Depan

PAINAN– Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat bakal mengembangkan sebanyak 2.000 batang bibit jengkol terenak berasal dari indukan bersertifikasi yang tumbuh di daerah setempat.

“Benar, pada 2020 kami bakal mengalokasikan anggarannya untuk kegiatan tersebut. Kegiatan ini secara berkelanjutan akan terus kami galakan sebagai upaya mempertahankan varietas jengkol di Pessel,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pesisir Selatan, Nuzirwan di Painan, Kamis (19/9).

Menurut dia, berdasarkan hasil survei Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika Aripan Sumatera Barat pada 2018, diketahui terdapat dua varietas jengkol unggul di Kabupaten Pesisir Selatan yakni Bareh dan Lokan.

Kedua varietas itu diklaim sebagai jengkol terenak se-Indonesia karena menghasilkan buah jengkol yang memiliki kadar amilosa rendah dibandingkan jengkol lain pada umumnya.

“Jadi, kadar amilosa yang rendah ini membuat pengosumsinya berisiko kecil mengalami sakit perut, apalagi daging buahnya lebih renyah,” ucapnya.

Kendati demikian, khusus indukan varietas Lokan hanya ada satu batang saja, sementara indukan varietas Bareh dua batang.

Nuzirwan menjelaskan, ketiga tanaman jengkol tumbuh di perbukitan di Kampung Gunung Pungguk, Nagari Tanah Bakali Air Pura, lokasinya berjarak sekitar 10 kilometer dari jalan lintas Sumatra ruas Padang-Bengkulu.

“Kami bersyukur masyarakat pemilik ketiga indukan jengkol tersebut mendukung penuh kegiatan yang bakal kami laksanakan nantinya,” tuturnya.

Secara terpisah, Amirudin (61) menyebutkan semenjak Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika Aripan Sumatra Barat mengeluarkan hasil penelitiannya, harga kedua buah jengkol tersebut melonjak hingga 300 persen.

“Sebelumnya harga per karung hanya Rp500 ribu saja. Namun, semenjak hasil peneletian dikeluarkan oleh Balitbu harganya melonjak jadi Rp1,5 juta,” ujarnya pada wartawan.

Kendati harganya mahal, ia mengaku jengkolnya tetap laris manis bahkan ada yang sudah memesan disaat tanaman jengkolnya baru memasuki fase berbunga.

BACA JUGA:  Hentikan Penyebaran Covid 19: Mulai Senin Ini, Pasar Payakumbuh Ditutup

“Alhamdulillah, harapan kami semoga harganya tetap berkelanjutan seperti ini, Pak,” ucapnya.

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...