Waduh, Kasus HIV/AIDS Terus Meningkat di Pessel

10

PAINAN– Dalam rentang waktu tiga tahun terakhir, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) terus meningkat di daerah itu.

Kepala Bidang P2B Dinas Kesehatan, Kariadi mengatakan, tingginya lonjakkan kasus tersebut akibat maraknya perilaku menyimpang, seperti Lesbi, Guy, Trans Gender (LGBT).

“Ya, memang ada peningkatan sejak 2016,” katanya didampingi Kasi P2M, Rosmali pada wartawan di Painan, Rabu (11/9).

Dinas Kesehatan Pessel mencatat, pada 2016 angka penderita HIV/AIDS sebanyak 16 orang. Sementara di penghujung 2019 melonjak signifikan hingga 33 orang.

Dari total angka tersebut, 57 persen adalah laki-laki. Sedangkan 43 persen lainnya adalah perempuan. Selain LGBT, lanjut dia, faktor penyebabnya adalah gonta ganti jarum suntik. Selain itu, penyebaran teknologi informasi yang sudah tak terbendung hingga pergaulan bebas.

“Penyebarannya juga rentan melalui air ludah, air mani dan darah,” tuturnya.

Kendati demikian, untuk antisipasi pihaknya menjaring ibu-ibu di setiap Puskesmas untuk melakukan cek darah. Hal itu guna mengetahui apakah terjangkit hepatitis, HIV/AIDS dan penderita spilis.

“Jika ada yang terinfeksi spilis, kami lakukan penanganan awal melalui obat tetes yang diberikan pada matanya. Kemudian bagi hepatitis diberikan vaksin abig. Jika menemukan penderita HIV/AIDS bakal kami rujuk ke RSUP Kota Padang. Sebab, RSUD kita belum memiliki obat penawarnya,” ujarnya.

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

BACA JUGA:  Posyandu Al Fallah Wakili Pasaman ke Lomba Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Sumbar
Loading...
loading...