Waduh, Hiu Tutul Sepanjang 7 Meter Terdampar Di Taluak Batuang Batang Kapas

4
Hiu Tutul terdampar di perairan laut Taluak Batuang, Nagari IV Koto Hilie, Kacamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

PAINAN – Diperkirakan sepanjang 7 meter dengan bobot 15 ton, Hiu Tutul terdampar di perairan laut Taluak Batuang, Nagari IV Koto Hilie, Kacamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar).

Tasri (35) warga setempat mengatakan, Hiu tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat, pada Senin (7/10) sekitar pukul 12.00 Wib. Ikan raksasa itu tanpa sengaja tersangkut jaring nelayan yang sedang melaut. “Karena tidak bisa dilepaskan oleh nelayan, akhirnya Hiu tersebut mereka bawa ke tepi,” katanya pada wartawan, Selasa (8/10).

Ia menyebutkan, hingga kini hewan mamalia pemakan plankton tersebut ramai menjadi tontonan. Sebagian warga bergantian berfoto sambil menduduki punggung ikan tersebut.”Sebelumnya, Hiu sejenis juga pernah terdampar disini sekitar tahun 1990 an. Sekarang terjadi lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Pessel Andi Syafinal menyampaikan, terdamparnya Hiu bernama latin Rhincodon Typus di perairan laut Pessel, merupakan kejadian langka. Pihaknya menduga karena Hiu tersebut sedang berupaya berpindah dari tempatnya. “Jadi, saat Hiu itu hendak berpindah, tiba-tiba tersangkut jaring nelayan,” ujarnya.

Pihaknya telah menyampaikan kejadian itu pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) di Padang untuk melakukan koordinasi lebih lanjut. “Informasi awal yang kami terima dari warga setempat, Hiu itu memang tanpa sengaja tersangkut jaring nelayan,” katanya.

Sesuai koordinasi, lanjut dia, BPSPL bakal datang ke Pessel untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait fenomena terdamparnya ikan raksasa tersebut. Sebab, keberadaan Hiu itu di laut dalam, bukan di perairan dangkal seperti di Pantai Batangkapas. “Namun yang terjadi Hiu ini masuk ke perairan dangkal sehingga tersangkut jaring nelayan. Jadi, kami lakukan penelitian bersama BPSPL setelah itu baru bangkainya dikuburkan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pemkab Pessel Permudah Layanan Administrasi Kependudukan Bagi Warga Korban Wamena

Hingga kini pihaknya masih menunggu hasil kajian dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, terkait penyebab Hiu tersebut terdampar. “Informasi terakhir pihak BPSPL sudah berada di lokasi dan mengambil sampel darah Hiu tersebut. Mereka sedang melakukan kajian lebih dalam. Kita tunggu saja hasilnya,” ucapnya lagi.

Sebelumnya, Pantai Taluak Batuang, Kecamatan Batangkapas, Pessel digemparkan penemuan Hiu Tutul berukuran besar terdampar di pantai setempat. Kejadian tersebut membuat warga berbondong-bondong untuk melihatnya dari dekat, Senin (7/10).”Benar, kejadiannya sekitar pukul 12.00 Wib. Diduga karena ikut tersangkut jaring nelayan yang sedang melaut,” kata Iyal (42) yang ikut mengabadikan momen tersebut dengan kamera telepon genggamnya.

Dari informasi warga setempat, lanjut dia, Hiu besar tersebut sudah dilepaskan nelayan di tengah laut, namun kembali lagi ke tepi. Setelah beberapa jam terdampar, akhirnya mati. “Hiu itu sudah mati sekitar pukul 16.00 Wib. Sekarang warga sedang menunggu proses evakuasi bersama dinas terkait,” ucapnya.

Reporter: Okis Rockin

Editor    : Malin Marajo 

Loading...
loading...