Waduh, 53 Hektare Hutan Produksi di Pessel Terbakar

PAINAN–Sedikitnya 53 hektare lahan di Kabupaten Pesisir Selatan, terbakar di wilayah itu. Hingga kini upaya pemadaman terus dilakukan oleh pihak terkait.
“Sekitar 50 hektare areal yang terbakar berada pada hutan produksi yang dapat di konversi di Kecamatan Pancungsoal. Sementara sisanya 3 hektare lagi di areal hutan lindung di Kecamatan Silaut,” ujar Kepala Kesatuan Pengelola Hutan Produksi Unit IX Kabupaten Pesisir Selatan, Mardianto pada wartawan di Painan, Senin (23/9).
Menurut dia, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pesisir Selatan sudah terpantau sejak, Kamis (19/9). Hingga kini pemadaman terus dilakukan dengan melibatkan instansi terkait dan masyarakat sekitar.
“Hari ini kami kembali menerjunkan lima personel tambahan. Mereka dilengkapi dengan mesin pemompa air dengan harapan agar proses pemadaman lebih mudah dan cepat,” ucapnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan interpretasi citra satelit terdapat enam titik api di lokasi atau lebih banyak jika dibandingkan hari sebelumnya. “Statusnya diduga kuat sedang terjadi kebakaran di lokasi,” katanya lagi.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada penambahan luas areal yang terbakar atau tidak.
“Tim yang diturunkan hari ini juga sekaligus untuk memetakan luas areal yang terbakar, hasilnya akan dijadikan sebagai patokan dalam upaya pemadaman kedepannya,” tuturnya.
Sebelumnya pada awal Agustus 2019 seluas 50 hektare hutan produksi yang dapat dikonversi juga terbakar di perbatasan Kecamatan Basa IV Balai Tapan dan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam proses pemadamannya tidak hanya melibatakan Dinas Kehutanan Sumatera Barat, BPBD Pesisir Selatan dan personel dari Kesatuan Pengelola Hutan Produksi Unit IX Pessel saja, namun juga TNI dan Polri serta melibatkan masyarakat setempat.
Reporter: OKIS ROCKIN
Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Bupati Pasaman Buka Kegiatan Sosialisasi Edukasi Mengenali Obat
loading...