Viral!! Video Penganiayaan Remaja Perempuan di Padang Masuk ke Ranah Hukum

penganiayaan
tangkapan layar video penganiayaan remaja perempuan di Kota Padang yang viral di media sosial.

Beritanda1 –Video penganiayaan terhadap seorang remaja putri di kawasan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mendadak viral setelah beredar di media sosial (medsos).

 

Dalam tiga video dengan total durasi 1 menit 30 detik yang diunggah di laman medsos Facebook atas nama Chang May Konter Uniang tersebut, terlihat seorang remaja Putri melakukan pemukulan terhadap korban berinisial B di sebuah lapangan terbuka yang diketahui terjadi pada Senin 29 Juni 2020 pukul 15.00 Wib.

“Alhamdulillah vidio ini sudah sampai d ranah hukum, tindak pelaku dan penjempit korban,” begitu kutipan kalimat di akun media sosial tersebut dengan menyertakan tagar #Sabar y bunga keadilan ada untuk mu yang diduga diunggah pada Selasa 30 Juni 2020.

Hingga pukul 15.35 Wib, Rabu 1 Juli 2020, video tersebut sudah dibagikan lebih dari 2 ribu kali. Berbagai komentar dan kecaman dilayangkan netizen yang geram terhadap perilaku keji yang dilakukan oleh seorang remaja perempuan terhadap temannya tersebut.

“Pelaku tidak mencerminkan budaya minang yang beradab dan memiliki etika kesopanan. Mereka memalukan orang minang dan tidak pantas tinggal di ranah minang,” kecam salah seorang netizen.

Menurut Kapolsek Padang Selatan, AKP Ridwan, korban telah melaporkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi sudah menerima laporan dari pihak korban dengan nomor LP/108/B/VI/2020/Sektor Padang Selatan tanggal 29 Juni 2020.

Kini, kasus ini masih dalam penanganan pihaknya karena korban dan yang terlibat dalam penganiayaan tersebut merupakan anak bawah umur.

“Dia anak di bawah umur, tentu kami proses sesuai standar operasional anak di bawah umur. Kalau dipanggil-panggil tidak masuk, makanya diundang semuanya (memberikan keterangan),” kata Ridwan Selasa (30/6/2020) malam.

Ridwan mengatakan, persoalan penganiayaan ini berawal dari cekcok antara korban dan pelaku penganiaya di media sosial. Namun, belum diketahui penyebab kedua belah pihak ini berselisih hingga berujung penganiayaan.

BACA JUGA:  Wanita Ini Mengaku ODP, Biar Tak Diciduk Satpol PP Padang

Menurutnya, kejadian bermula disaat korban dijemput temannya berinisial I untuk pergi menemaninya menjemput celana ke kawasan Lubuk Begalung.

“Lalu saat di simpang rumahnya dua orang rekan korban I dan A sudah menunggu, mereka kemudian berboncengan dan membawa pelaku ke kawasan Mata Air,” kata Ridwan, Selasa 30 Juni 2020 malam.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), terlapor kemudian melayangkan sejumlah pukulan ke korban hingga korban mengalami luka memar dan bekas cakaran di sekujur tubuhnya.

“Korban kemudian melaporkan kejadian ini pada malam harinya, dia sudah menjalani visum,” kata Ridwan.

“Sampai sekarang laporan itu belum dicabut, kami akan minta terlebih dahulu keterangan dari terlapor terkait dengan kejadian sebenarnya, kemungkinan mediasi, mengingat baik pelapor maupun terlapor masih berstatus di bawah umur,” bebernya.

 

Facebook Comments

loading...