Unik, Di Nagari Ini 53 Hewan Kurban Disembelih di Satu lokasi

12
Puluhan sapi dikumpulkan di satu lokasi saat pelaksanaan ibadah kurban di nagari Panyakalan

Arosuka—Diantara  puluhan mungkin ratusan tempat penyelenggaraan Kurban di Kabupaten Solok, mungkin hanya di nagari Panyakalan Kec. Kubung yang punya cara unik. Dikelola oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI), penyembelihan hewan kurban sebanyak 53 ekor Sapi dilakukan terpusat disatu lokasi di jorong Hilia Banda pada Senin (12/8).

Ketua Panitia Qurban 1440 H Nagari Panyakalan Taufiq, SP, MP mengatakan, pelaksanaan Kurban Terpusat di satu lokasi dalam nagari Panyakalan yakni Guak Unuh jorong Hilia Banda. Ini merupakan salah satu upaya mempererat silaturhami masyarakat. Karena dengan satu titik pelaksanaan, masyarakat dapat bertemu dan berkumpul.

Kemudian dari sisi teknis pelaksanaan, dengan adanya satu lokasi juga memberi kemudahan bagi Panitia untuk mengontrol kondisi hewan yang akan disembelih. Hewan yang disembelih juga seduai dengan syariat Islam dan operaturan yang dikelaurkan oleh Pemerintah yakni berjenis kelamin Jantan dan dalam kondisi sehat.

Untuk itu Panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Solok yang mendatangkan Dokter Hewan untuk memeriksa kondisi Sapi maupun daging Sapi usai disembelih. “Hal ini dilakukan Panitia agar Daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar layak dan sehat,” ujarnya.

Taufiq menyampaikan, kedepannya PHBI nagari Panyakalan merencanakan akan membuka Tabungan Qurban untuk masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat yang akan ikut berkurban. Dengan adanya rekening ini juga memudahkan perantau yang ingin berkurban di kampung halaman.

Sementara itu PJ. Wali Nagari Panyakalan Syafriwal, S.Sos mengapresiasi tingginya animo masyarakat naari Panyakalan dalam berkurban tahun ini. Rencana sebelumnya yang hanya 50 ekor Sapi menjadi 53 sebelum hari pelaksanaan.

“Ini tak lepas dari peran perantau yang ingin berbagi dengan masyarakat kampung sekaligus membanggakan nagari Panyakalan” ujar Syafriwal.

BACA JUGA:  Luar Biasa, Sawahlunto di Nobatkan Menjadi World Heritage

Syafriwal berharap, kebersamaan, gotong royong dan kekompakan ini terus terjalin dan terjaga di nagari Panyakalan. Tidak hanya dalam pelaksanaan Kurban akan tetapi juga diterapkan dalam berbagai sisi kemasyarakatan lainnya.

Dengan pelaksanaan Kurban Terpusat ini, jorong Hilia Banda menjadi ramai dipenuhi oleh warga nagari Panyakalan dari setiap jorong. Untuk konsumsi Panitia dan pekerja penyembelihan hewan ini, kaum ibu yang dikoordinir oleh PKK Nagari dan Bundo kanduang juga memasak bersama-sama.

Reporter: ZF

Editor: MALIN MARAJO

 

Loading...
loading...