Turun ke Nagari-nagari, Cara Bupati  Hendrajoni Megumpulkan Keluhan Masyarakat

35
Bupati Hendrajoni berdialog dengan masyarakat di Kampung Pasia Samudera Nagari Surantih, Kecamatan Sutera

PAINAN – Memiliki kemampuan lobi-lobi ke pusat, mempunyai jaringan luas dan dekat dengan siapa saja, termasuk Presiden RI Jokowi, menjadikan sosok Bupati Hendrajoni sangat mampu melakukan beragam terobosan untuk kemajuan pembangunan  Kabupaten Pesisir Selatan.

Disisi lain, pada banyak kesempatan, orang nomor satu di Pesisir Selatan itu lebih suka menyambangi rakyat badarai ke kampung kampung. Hendrajoni yang dikenal suka bercengkrama, adalah cara untuk mengumpulkan aspirasi rakyat yang ada di pelosok nagari. Bahkan, pada hari libur pun Hendrajoni tetap datang menemui masyarakat.

Tempo hari, Sabtu (20/7), Bupati Pessel yang energik itu tetap melakukan kegiatan kunjungan lapangan dan memastikan perubahan apa saja yang sudah dilakukan jajarannya dalam mengisi keinginan masyarakat. ” Saya ingin memastikan sejauh mana perkembangan yang sudah terjadi pada tingkat bawah. Selain itu, saya ingin berdialog secara langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluh kesah mereka,” ujarnya.

Saat meninjau ruas jalan Bakuang Tampunik -Kayu Kalek yang sudah di aspal sepanjang 2,6 KM, Hendrajoni memastikan peningkatan ekonomi masyarakat di Pesisir Selatan akan terjadi ketika infrastruktur semakin baik. Karena alasan itu, sejumlah infrastruktur harus  dibenahi terlebih dahulu untuk mempermudah akses masyarakat ketika hendak mengangkut hasil panen mereka.

“Hingga saat ini, sudah Rp 2,5 triliun lebih anggaran yang digelontorkan Pemerintah Pusat ke Pesisir Selatan. Secara keseluruhan kita peruntukan untuk pembangunan yang lebih prioritas dan terarah,” bebernya.

BACA JUGA:  Melalui Dinas Koperindag UMKM, Pemkab Pessel Terus Genjot Ekonomi Kerakyatan

Menanggapi itu, salah seorang warga Kampung Kayu Kalek Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Ujang (48), terlihat sangat riang ketika menyambut kunjungan Bupati Hendrajoni. Ia sumringah menerima hasil pembangunan yang diarahkan ke kampugnya.” Tarimo kasih banyak pak bupati. Jalan di kampuang kami alah rancak. Sajak dunia takambang, kini baru marasokan jalan aspal nan licin sarupo iko ,” sambutnya dalam bahasa daerah setempat.

Ujang mengaku  tidak pernah terbersit dalam pikirannya kalau jalan di kampungnya  bakal di aspal licin. Sebagian masyarakat mengatakan, kalau pun akan diperbaiki tak mungkin akan di aspal sebagus sekarang.

Senada,  tokoh masyarakat setempat, Basrul,  mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah melalui Bupati Hendrajoni yang telah melakukan pengaspalan jalan Bakuang Tampunik-Kayu Kalek sepanjang 2,6 KM. “Alhamdulillah,  mewakili masyarakat kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Bupati Hendrajoni,” tuturnya.

Antusias Warga

Selain Kayu Kalek, Bupati Hendrajoni juga menyambangi Ampiang Parak dengan melewati Lubuak Sariak, Kecamatan Sutera. Kemudian melakukan pertemuan dengan warga Kampung Pasia Samudera Nagari Surantih.

Di sebuah rumah yang sekaligus kedai, terlihat sudah menunggu puluhan warga terdiri pemuda, orang dewasa dan perempuan. Begitu bupati sampai, warga menyambut dengan antusias, dialog non formal pun mengalir disertai deburan ombak pasir Samudera.

Masyarakat terdengar mulai mempertanyakan minimnya alat tangkap nelayan. Prosfek  objek wisata yang ada di daerah itu, yakni Gunung Rajo, hingga permintaan pengaspalan jalan kabupaten  di kampung mereka. Bupati Hendrajoni  begitu focus mendengar keluhan masyarakat dan kemudian menanggapi dengan serius.

Menurut dia,  jalan kabupaten dari Pasia Samudera ke Pasar Surantih, dipastikan bakal  diaspal pada 2020 mendatang. Kemudian berkaitan dengan objek wisata Gunung Rajo, dalam waktu dekat, dirinya akan perintahkan Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga untuk melakukan peninjauan lapangan guna memetakan langkah langkah apa saja yang diperlukan untuk pengembangannya. “ Terkait minimnya alat tangkap, kami meminta nelayan silahkan mengajukan proposal ke Dinas Perikanan Pesisir Selatan,” ujar bupati memberi solusi sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat

BACA JUGA:  Sempat Rusak, Irigasi Batang Jalamu Kembali Airi Sawah Warga Batang Kapas Pessel

Reporter : Okis Rockin

Editor     : Malin Marajo

 

Loading...
loading...