Transisi dari PSBB ke TBNPAC, Tim Gugus Tugas Kota Payakumbuh Pantau Kedisiplinan Warga Mematuhi Protokol Kesehatan

payakumbuh
Danramil 01/Pyk Kapten Czi Joni Forta, bersama Pasi Ops Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf. Pardani, Kabag Ops Polres Payakumbuh Kompol Simanjuntak, Kasatpol PP Devitra, Kadis Koperasi dan UKM Dahler, dan Kabid Dal Ops Dishub Hidayatul Rusyda, Selasa (9/6), menggelar rapat teknis pelaksanaan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Beritanda1– Beberapa titik fasilitas umum dan area pasar di Kota Payakumbuh akan terus dipantau protokol kesehatannya dalam masa transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memasuki fase Tatanan Baru Normal Produktif Aman Covid-19 (TBNPAC) yang dimulai sejak Senin (8/6).

 

Langkah itu dilakukan sebagai jawaban atas instruksi Ketua Tim Gugus Tugas Kota Payakumbuh Riza Falepi tentang konsistensi menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di daerah itu.

Guna mengefektifkan kebijakan pemantauan itu, Danramil 01/Pyk Kapten Czi Joni Forta, bersama Pasi Ops Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf. Pardani, Kabag Ops Polres Payakumbuh Kompol Simanjuntak, Kasatpol PP Devitra, Kadis Koperasi dan UKM Dahler, dan Kabid Dal Ops Dishub Hidayatul Rusyda, Selasa (9/6), menggelar rapat teknis pelaksanaan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Menurut Danramil Payakumbuh, sejumlah lokasi yang perlu mendapat perhatian adalah rumah ibadah, objek wisata dan objek keramaian lainnya, termasuk pengalihan arus lalu lintas Sumbar-Riau.

“Petugas di posko-posko tetap berjalan, seperti posko pasar Ibuh dan posko di pasar pusat pertokoan. Petugas dari TNI-Polri siap turun ke lapangan membantu,” kata Danramil Kapten Joni Forta.

Sementara itu, Kasatpol PP Devitraenjelaskan, tim gugus tugas tetap mengaktifkan dua posko di pintu masuk Kota Payakumbuh, Posko Simpang Interkom Ngalau dan Posko Tanjuang Anau. Alasanya karena masih dilakukan pengalihan arus kendaraan dari luar kota, misalnya dari Kota Pekanbaru.

“Kendaraan dari luar tetap tidak dibolehkan masuk ke pusat kota, kecuali kendaraan yang bukan dari luar kota,” terang Devitra.

Untuk mendisiplinkan masyarakat, di pusat keramaian ada tim gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP yang selama masa PSBB sudah berjalan. Nantinya petugas ada yang standby di pusat-pusat keramian dan ada yang mobile ke tempat keramaian seperti kafe.

BACA JUGA:  Warga Surian Menjadi Pasien Pertama Positif Covid 19 di Kabupaten Solok

” BWS 5 Batang Agam juga sudah mulai ramai dikunjungi, ini bakal turut didisiplinkan tim gabungan,” jelasnya.

Terkait estimasi batas waktu pemberlakuan protokol kesehatan, pihaknya mengaku belum bisa dipastikan. Namun ke depan tim gugus bakal melakukan evaluasi, apakah berpedoman kepada angka penyebaran Virus Corona, maupun tingkat kedisiplinan warga dengan protokol kesehatan.

“Yang jelas, untuk mewujudkan kenormalan baru ini, kita butuh kesadaran setiap masyarakat untuk patuh protokol kesehatan. Jangan ditunggu ditindak baru mau patuh aturan, karena ini untuk kebaikan kita semua. Insyaallah roda kehidupan akan kembali normal tanpa takut lagi tertular Corona,” sebut Devitra.

Reporter: Diko Rahmad

Facebook Comments

loading...