Tokoh Muda Sungai Duo Bikin Gebrakan, Anak Yatim dan Lansia Boleh Makan Gratis Di Warung-Warung

165

DHARMASRAYA – Salah seorang tokoh muda Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, buat gebrakan baru. Sebagai upaya membahagiakan anak yatim piatu dan para lansia, tokoh yang tidak mau mengungkapkan jatidirinya itu telah membuat komitmen membahagiakan warga setrmpat.

Untuk mewujudkan keinginannya, ia telah mengikat kerjasama dengan 5 warung makanan untuk melayani anak yatim dan lansia secara gratis dengan sistem pembayaran dilakukan setiap akhir pekan.

” Seluruh warung makanan tersebut berada di wilayah pasar Blok B, Koto Agung, Kenagarian Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat,” ucap donatur yang tidak mau disebutkan namanya ketika ditemui wartawan di pasar Blok B, Koto Agung Jumat (11/10).

Ia menyebutkan, seluruh warung makanan gratis untuk anak yatim dan para lansia berada di seputaran Pasar Blok. B, Koto Agung tersebut merupakan sedekah pribadinya.

Dengan kepedulian itu, diharap dapat membantu para lansia dan anak yatim untuk menikmati menu kesukaan di warung yang telah ditetapkan. Warung- warung makanan yang diarahkan itu diantaranya, Bakso Sari Rasa, Warung Bakso Mas Toher, Sate Madura Putra Romo, Rumah Makan Embun Gunung, dan Sate Padang berada di Simpang BRI Koto Agung.

Dari kesemua warung tersebut, akan melayani para Lansia dan Anak Yatim sesuai dengan menu yang ada secara gratis, tanpa di pungut biaya.

Ia juga menyebutkan, bagi warga tergolong lansia dan anak yatim piatu, jangan merasa malu dan sungkan untuk berkunjung dan menikmati makanan di warung telah ditetapkan. “Semakin banyak anak yatim dan lansia menikmati makanan tersebut, semakin puas hati saya untuk bersedekah,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Bantuan Bansos Kepada Lansia Bentuk Tanggungjawab Pemimpin Dharmasraya

Secara terpisah Mas Toher, 41 th, pemilik warung bakso, mengaku terinspirasi oleh donatur, memiliki pemikiran jenius untuk bersedekah. Bahkan secara pribadi, hatinya merasa tergugah dan memiliki keinginan berbuat hal yang sama.

Sementara itu, Zul, 17, th pemilik Sate Padang berada di Simpang BRI Blok B Koto Agung juga mengatakan hal yang sama. Dengan sedekah makanan gratis dilakukan oleh hamba Allah tersebut, tentu akan mengurangi beban dirasakan para lansia dan anak yatim.

“Sekiranya, seluruh masyarakat mempunyai ekonomi menengah keatas, memiliki pemikiran sama dengan donatur yang satu ini. Tentu tidak ada lagi, para lansia dan anak yatim merasakan getirnya kehidupan di zaman sekarang,” kata Zul.

Karena itu, ia berharap, kedepan hal positif seperti ini, dapat ditiru oleh orang yang memiliki ekonomi lebih.

Reporter : S Hanif.
Editor     : Melatisan

Loading...
loading...