Beranda Hukum Tipu Korban  Bisa Ngurus Sertifikat, Tersangka Penipuan di Giring ke Kantor Polisi

Tipu Korban  Bisa Ngurus Sertifikat, Tersangka Penipuan di Giring ke Kantor Polisi

sertifikat
Tersangka penipuan pengurusan sertifikat, ditangkap petugas Polsek Siak Hulu, Kabupaten Kampar

Beritanda1 – Kasus  penipuan dengan modus membantu  pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM), berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Seorang  dari dua tersangka penipuan sertifikat, MA (47) warga Desa Kepau Jaya Kec. Siak Hulu,  telah diamankan di Polsek Siak Hulu usai ditangkap dirumahnya, Selasa  (19/10/2021) sore.

Sementara satu tersangka penipuan sertifikat lainnya,  inisial DD, juga sudah ditahan di Polsek Tambang karena terlibat dalam kasus berbeda.

Adapun peran dari tersangka MA adalah yang membujuk, meyakinkan dan sebagai penghubung antara tersangka DD dengan pelapor dan dua korban penipuan mereka lainnya.

Untuk tersangka DD perannya adalah meminta uang kepada 3 orang korban untuk pengurusan SHM  atas surat tanah mereka.

Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos, MH yang dikonfirmasi terkait pengungkapan kasus ini, membenarkan pihaknya telah  menangkap tersangka MA, atas laporan dari korbannya, Najarius Gulo, warga Desa Kepau Jaya Siak Hulu.

“ Pelapor bersama 2 rekan korban lainnya,  Haogonaso Halawa dan Talijaro Halawa, telah ditipu sebesar Rp 10 juta, dengan alasan untuk membantu pengurusan sertifikat untuk tanah mereka,” kata Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar.

Dijelaskan, peristiwa penipuan dan penggelapan ini bermula ketika awal bulan Oktober 2020 lalu, tersangka MA yang merupakan tetangga korban datang kerumah korban  menawarkan mengurus peningkatan sertifikat  tanah dari SKGR ke SHM. Tersangka mengaku  memiliki teman di kantor Notaris yaitu DD.

Saat itu, MA menjanjikan bahwa pengurusan SHM tersebut selesai dalam waktu 3 bulan, yang diperkirakan sekitar Januari 2021.

Selanjutnya, pada tanggal 5 Oktober 2020, sekira pukul 14.00 Wib, tersangka MA datang lagi kerumah korban. Kala itu korban bersama kerabatnya, Haogonaso Halawa dan Talijaro Halawa, menyerahkan uang panjar atas pengurusan SHM tersebut sebesar Rp 10 juta untuk 4 surat tanah.

BACA JUGA:  Kapolres Pessel Ingatkan Tentang Maklumat Kapolri di Pilkada, Awas Sanksi Menanti !

“ Namun hingga saat ini, tersangka MA tidak dapat memberikan SHM kepada korban. Juga tidak dapat mengembalikan uang pengurusan SHM yang telah diterima dari korban, sehingga korban merasa ditipu lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Siak Hulu pada 13 Juli 2021,” terang AKP Rusyandi Zuhri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Siak Hulu melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Kelaluannya,  pada Selasa (19/10/2021), sekira pukul 16.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Siak Hulu mendapat informasi, bahwa tersangka MA sedang berada di rumahnya, di Desa Kepau Jaya, Siak Hulu. Petugas langsung mendatangi dan kemudian mengamankan tersangka

Ketika diinterogasi petugas, tersangka MA mengakui  telah menerima uang pengurusan SHM dari korban. Tersangka tidak dapat memberikan surat SHM sesuai janjinya, sehingga petugas membawa  MA  ke Polsek Siak Hulu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“ Kita telah amankan tersangka MA  untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tetapi  tersangka lainnya, yaitu DD, kini sedang menjalani proses penyidikan di Polsek Tambang atas kasus lain yang melibatkan dirinya,” ungkap Kapolsek Siak Hulu.

Reporter: Dino Aritaba.

 

 

Artikel sebelumyaDiiringi Lepas Bibit Ikan, Gubernur Mahyeldi dan Wabup Tanah Datar Letakkan Batu Pertama Masjid Baburrahim
Artikel berikutnyaKecelakaan Beruntun Libatkan Enam Mobil di Jalan Bukittinggi-Padang