Tingkatkan Kualitas Produksi, Pelaku IKM Ikuti Pelatihan GMP

12

SOLOK – Meningkatkan pemahaman industri menengah di Kabupaten Solok dilakukan dengan mengikutkan pelatihan pengusaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikuti pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP).

Diikuti sebanyak 60 pengusaha kecil, pelatiham yang dilalsanakan di ruang UPTD Diksar Pendidikan Koto Baru, Selasa (26/6),  dibuka Bupati Solok H. Gusmal dihadapan Kepala Dinas Koperindag Eva Nasri

Eva Nasri menyebutkan, kegiatan pelatihan lebib menekankan materi pelatiham IKM pangan kepada kegiatan perluasan, penerapan SNI untuk mendorong daya saing industri manufaktur di kabupaten Solok. ” Kondisi hari ini, jumlah IKM di kabupaten Solok yang sudah terdaftar sebanyak 12.786 IKM,   terdiri dari usaha sandang, pangan dan perbengkelan,” paparnya.

Mengiringi pembukaan pelatihan  Bupati Solok  H. Gusmal  mengucapkan selamat untuk memotovasi peserta pelatihan Good Manufacturing practices/ GMP. Ia berharap dengan kegiatan itu, akan semakin memantapkan komitmen semua pemangku kepentingan untuk menjadikan IKM agar memiliki produksi pangan yang baik, aman dan bermutu sesuai dengan tuntutan konsumen.

Tujuan diadakan pelatihan ini, ulas Gusmal, selain menambah ilmu pengetahuan,  juga untuk mengatur dan mengendalikan industri pangan yang bersangkutan untuk melindungi konsumen.” Dalam praktek keamanan pangan yang baik, diperlukan tindakan pada semua tahap rantai pangan untuk melindungi pangan ini,” beber Gusmal.

Dikatakan, praktek keamanan pangan aman dari pertanian sampai pangan siap konsumsi, orientasinya untuk menjamin produk yang di hasilkan agar bermutu baik dan terhindar dari kemungkinan bahaya keamanan pangan, sehingga tidak merugikan dan membahayakan kesehatan konsumen.

BACA JUGA:  Korban Abrasi di Amping Parak Sutera, Terima Bantuan BAZ Pessel

Good Manufacturing juga  memberikan jaminan kepastian Higenis bagi pelaku usaha yang melakukan kegiatan produksi, meningkatkan daya saing produk yang diolah dan sehat untuk di konsumsi.

Atas alasan itu, Gusmal menaruh harapan tinggi agar pelatihan GMP dapat mendorong para IKM pangan yang ada di kabupaten Solok untuk meningkatkan mutu dalam mengolah pangan. Karema tunjan itu, pada.pelatihan tersebut  peserta didorong untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan supaya memproduksi makanan yang bermutu serta lebih maju dan berkembang dimasa yang akan datang.” Melalui pelatihan ini semua  pelaku IKM juga dapat merubah sikap menjadi wirausaha yang handal dan maju,” tutur Gusmal.

 

Loading...
loading...