Beranda Hukum Tiga Tersangka Langsir BBM Subsidi Industri, Ditangkap Polisi Bersama Truk Derek...

Tiga Tersangka Langsir BBM Subsidi Industri, Ditangkap Polisi Bersama Truk Derek Kapasitas Tangki 450 Liter

tersangka
Tiga tersangka penyalahgunaan bahan bakar minyak subsidi pemerintah jenis Bio Solar ditangkap Polda Riau bersama truk derek yang digunakan, Sabtu (16/10/2021)

Beritanda1 – Tiga orang tersangka diduga melakukan penyalahgunaan bahan bakar minyak  subsidi pemerintah jenis Bio Solar, berhasil ditangkap tim Unit 4 Subdit IV Ditreskrimsus Polda di SPBU bernomor 14.287.6110 di Jalan Lintas Duri-Dumai Km 11, Kelurahan Balai Makam Bathin Solapan, Bengkalis Riau, Sabtu 16/10/2021).

Tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana dibidang minyak dan gas bumi yang ditangkap itu, masing-masing JN (52 tahun), sopir yang melansir BBM dari SPBU, KS (26 tahun) petugas SPBU dan AFJ (22 tahun).

Kapolda Riau melalui Direktur Kriminal Khusus Kombes Ferry Irawan didampingi Kabid Humas Kombes Narto mengungkapkan, bersama tersangkan, tim yang dipimpin Ipda Eko Sutamto SH dengan 4 personelnya juga mengamankan 1 unit kendaraan truk derek roda 10, merk mitsubishi bernomor polisi BK 9325 CM berkapasitas tangki 450 liter. Truck Derek ini diduga  melakukan pengisian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara berulang ulang/melangsir.

Disebutkan, berawal dari temuan tim dilapangan adanya antrian  panjang di SPBU tersebut, dicurigai sebuah mobil derek  roda 10 yang melakukan pengisian cukup lama dan menyebabkan antrian  panjang sehingga meresahkan masyarakat.

Setelah diikuti perjalanan mobil derek tersebut, usai mengisi BBM dari SPBU hingga diketahui tujuannya adalah ke Poll/ Work Shop transportir mobil tangki CPO yang di duga milik PT. IP.

Tak lama kemudian, mobil derek tersebut keluar poll/work Shop dan kembali menuju SPBU yang sama untuk melakukan pengisian BBM jenis bio solar, hingga kemudian disergap saat melakukan pengisian BBM kembali.

Kemudian petugas melakukan mengembangkan ke tempat poll/work Shop transportir mobil tangki CPO yang diduga tempat penimbunan BBM hasil Kegiatan langsir tersebut.

“Ternyata benar. Disana ditemukan jeregen-jeregen yang sudah dalam keadaan kosong, diduga telah di salin ke tangki BBM mobil tangki CPO yang ada di tempat tersebut,” ujar  Kombes Ferry Irawan.

BACA JUGA:  Pemerintah Pulangkan 243 WNI dari Wuhan, Total 285 Orang Diobservasi

Disebutkan, tiga orang  pelaku masing-masing JN (52 tahun), sopir yang melansir BBM dari SPBU, KS (26 tahun) petugas SPBU dan AFJ (22 tahun), diamankan di Rutan Polda Riau untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang nyata nyata merugikan masyarakat luas.

“Tim kita dilapangan mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil derek Mobil derek R10 (roda 10) merk Mitsubishi BK 9325 CM, enam lembar kupon pengisian BBM jenis bio solar dan dua lembar Catatan transaksi penjualan harian BBM jenis bio solar,” sambungnya.

Masih menurut Direktur Krimsus, para pelaku dijerat pasal 55 Undang-undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaiman telah diubah dengan Pasal 40 Angka 9 Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

“Saat ini proses penyidikan sedang berjalan, dan penyidik menjadwalkan meminta keterangan Ahli dari pihak  BPH Migas,”terangnya.

Memanggapi keluhan masyarakat tentang kelangkaan BBM Bio Solar yang dilakukan tersangka, perwira dengan tiga melati dipundaknya tersebut mengatakan beberapa faktor yang menjadi penyebab kelangkaan.

“Selama pandemi ini terjadi pengurangan kuota oleh BPH Migas, kemudian juga dampak dari penurunan level PPKM 4 sehingga berdampak meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dan juga adanya oknum oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan BBM bersubsidi ini untuk keuntungan, dan tersangka ini yang akan kita terus hajar,”papar Kombes Ferry Irawan.

Reporter: Dino Aritaba

Artikel sebelumyaTangkap Dua Pelaku Narkotika Jaringan Internasional, Polda Riau Sita 81 Kg Shabu
Artikel berikutnyaBongkar Praktik Judi Online,  59 Tersangka Diciduk Ditreskrimum Polda Riau di Pekanbaru