Tidak Disiplin Hingga terlibat Narkoba, 6 Personil Polda Riau Dipecat

225
Kapolda Riau Irjen Eko langsung mencopot baju seragam para personel yang melanggar disiplin dan melakukan tindak pidana serta menggantinya dengan pakaian sipil pada Upacara PDTH di halaman Mapolda Riau, di Jl Sudirman, Pekanbaru, Senin (19/8).

PEKANBARU—Sebanyak 6 personil di bawah Polda Riau, dipecat dari kesatuannya lantaran melanggar hukum dan disiplin yang berlaku di tubuh Polri. upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut di pimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Widodo Eko Prihastopo.
Upacara PDTH ini digelar di halaman Mapolda Riau, di Jl Sudirman, Pekanbaru, Senin (19/8). Kapolda Riau Irjen Eko langsung mencopot baju seragam para personel yang melanggar disiplin dan melakukan tindak pidana serta menggantinya dengan pakaian sipil.

“Kejadian ini (PTDH) menjadi koreksi untuk kita semua agar semua personel lebih awas dan berhati-hati agar tidak terjerumus dalam tindan dan laku yang bisa merugikan institusi Polri, diri dan selanjutnya merugikan keluarga kita sehingga harus PTDH,” kata Eko.

Menurut Eko, mereka yang hari ini dipecat tidak hormat ini sebenarnya sudah diberi peringatan berulang kali. Namun tidak ada tikad baik untuk bisa berubah. “Karena tidak juga mau berubah, maka lebih baik berada di luar institusi Polri,” tegas Eko.

Bagi Kapolda Riau, lebih baik membina yang sudah ada dan yang baik prilakunya. Tindakan ini sekaligus peringatan bagi Polri junior yang baru saja dilantik agar bisa menjaga diri. Karena sangat rentan dengan godaan. “Yang muda yang sering terpengaruh gegara gadget lepas kendali dan akhirnya salah dalam menggunakan teknologi,” katanya.

Eko juga menyebutkan, bahwa Riau saat ini masuk dalam 5 besar peredaran narkoba. Lantaran itu harus ingat bahwa keluarga di rumah mengharapkan kita. Jangan mengecewakan keluarga. Apapun jenjang pendidikan masuk Polri, semua adalah yang terpilih dengan predikat terbaik. “Jangan gara-gara narkoba lalu terjerumus dan harus terlempar dari organisasi Polri yang sudah dimasuki dengan gemilangan,” katanya.

BACA JUGA:  Polres Pessel Bekuk Kawanan Perampok Bersenpi Asal Medan

Berikut 6 personel Polda Riau yang dipecat:

1. Putra Budiman mantan anggota Res Nakorba Polda Riau. Dipecat pada 31 Juli 2019 melanggar Pasal 11 huruf c dan pasal 11 huruf d Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian RI. Mantan anggota Polri ini dinilai tidak mentaati dan menghormati norma agama, hukum dan tidak memelihara kehidupan berkeluarga secara santun.
2. Harpin mantan personel Yanpa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau. Pemecatan diberikan berdasarkan pitusan PN Pekanbaru yang divonis 5 tahun penjara dalam kasus narkoba dengan barang bukti 5 gram.
3. Carli Togu Suprianto mantan Sat Narkoba Polres Dumai yang tersandung kasus meninggalkan tugas lebih dari 30 hari.
4. Yoga Sakti Mundar mantan anggota Polres Inhil juga meninggalkan tugas selama 30 hari di tahun 2017.
5. Akhmad Khusaeri mantan anggota Brimob Polda Riau yang tersandung kasus narkoba. Dalam hal ini Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memberikan vonis 7 tahun penjara dalam kepemilikan narkoba jenis sabu.
6. Ilham Suardi mantan anggota Polres Pelalawan juga dipecat tidak hormat.

Reporter: MALIN MARAJO

Loading...
loading...