Beranda Daerah Terseret Air Bah, Tiga Mahasiswa UNP Ditemukan Meninggal

Terseret Air Bah, Tiga Mahasiswa UNP Ditemukan Meninggal

Mahasiswa UNP
Proses evakuasi jenazah mahasiswa UNP yang terseret arus air bah di lokasi wisata Lubuk Hitam, Sabtu (27 Maret 2021)

Beritanda1—Tiga orang mahasiswa UNP (Universitas Negeri Padang) ditemukan meninggal dunia, setelah sempat hilang terseret air bah di kawasan Air Terjun Tiga Tingkat Lubuk Hitam, Teluk Kabung Utara Kota Padang, Sabtu (27 Maret 2021).

Ketiga jenazah yang merupakan mahasiswa UNP dari Fakultas Teknik (FT) Jurusan Teknik Sipil Semester VI (angkatan 2018) tersebut, masing-masing Dela (21 tahun), Felisia Honesti (21 tahun) dan Furulian (21 tahun).

Sebelumnya, sebanyak 16 orang mahasiswa  terdiri dari 10 laki-laki dan 6 perempuan berkunjung ke lokasi Wisata Alam Air Terjun 3 Tingkat Lubuk Hitam dengan tujuan berwisata mandi-mandi sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (26 Maret 2021). 15 orang merupakan mahasiswa UNP dan 1 orang mahasiswa Unand.

Rombongan mahasiswa ini dilaporkan menaiki tempat wisata air terjun bertingkat itu mulai dari tingkat 1, terus ke tingkat 2 dan terus ke tingkat 3. Pada saat itu hujan sudah mulai turun.

Namun, ketika perjalanan menuju ke tingkat 3, air sungai tiba-tiba membesar. 4 orang dari rombongan mahasiswa tersebut yang berjalan di tepi sungai dan hendak menyeberang ke sebelah sungai itu, terseret air bah ke dalam sungai.

Beruntung, 1 orang bisa terselamatkan. Sedangkan yang 3 orang lainnya terseret oleh derasnya aliran air sungai Lubuk Hitam yang banyak batu-batuan besar tersebut.

Hingga pukul 18.30 WIB Tim Sar, Kepolisian, TNI bersama warga setempat, masih berusaha melakukan pencarian hingga ditemukan 1 orang dari korban dalam kondisi meninggal.

“Korban pertama yang ditemukan adalah Felisia Honesti (21 tahun) mahasiswi Teknik Sipil UNP yang berasal dari Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Dia ditemukan tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Wakil Dekan III FT UNP, Dr. Mukhlidi, Sabtu (27 Maret 2021)

BACA JUGA:  Polres Bukittinggi Tangkap Empat Tersangka Pengedar Narkoba

Sekitar pukul 01.20 WIB dini hari, jenazah korban Felisia Honesta dibawa oleh orangtua dan keluarganya dari RS. Bhayangkara Padang ke kampungnya di Lubuk Basung untuk dimakamkan.

Sedangkan jenazah kedua yang ditemukan adalah Furulian (21 tahun) mahasiswa UNP  juga jurusan teknik sipil yang berasal dari Sumatera Utara. Jenazah Furulian ditemukan pukul 08.10 WIB, Sabtu (27 Maret 2021) pagi, di sekitar lokasi kejadian.

Sementara jasad Dela (21 tahun) mahasiswi Teknik Sipil UNP asal Muaro Tebo Jambi ditemukan pukul 09.50 WIB tak jauh dari lokasi kejadian. Dela merupakan korban terakhir yang ditemukan dari seluruh korban dalam musibah tersebut.

“Jenazah kedua mahasiswa ini juga telah dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk dilakukan visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ditemukan kondisi para mahasiswa UNP tersebut cukup mengenaskan. Karena kepala dan tubuh mereka terbentur ke batu-batu besar serta mereka jatuh dari ketinggian saat terseret air bah.

Pihaknya mengatakan kegiatan mengunjungi lokasi wisata alam itu bukan bagian dari kegiatan kampus. Tapi murni kegiatan rekreasi yang dilaksanakan mahasiswa itu secara bersama-sama.

“Kami turut berlangsungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa mahasiswa kami ini,” ucap Mukhlidi.

Redaksi

Artikel sebelumyaWakil Ketua DPRD Kota Solok Efriyon Coneng Tolak Impor Beras, Ini Alasannya
Artikel berikutnyaAnies Baswedan Minta Lampu Mal dan Kantor di Jakarta Dipadamkan, Ini Alasannya