Terkait Pemberhentian Sementara Erizon Sebagai Sekda, Ini Kata Bupati Pessel

erizon
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, saat diwawancarai wartawan soal Sekda Erizon.

Beritanda1 РMenyusul beredarnya surat pemberhentian sementara Ir. Erizon sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan di sejumlah WA Group dan menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, angkat bicara guna meluruskan kondisi sebenarnya.

 

Kepada wartawan, Bupati Hendrajoni menyebutkan, surat pemberhentian sementara itu memang benar adanya. Surat tersebut terbit setelah adanya surat pemberitahuan pemeriksaan kode etik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), melalui Inspektorat Daerah setempat.

“Saya sudah berkoordinasi langsung dengan Gubernur terkait hal tersebut. Jadi yang bersangkutan (Erizon), saat ini diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah, karena sedang menjalani pemeriksaan pelanggaran disiplin,” ujar Hendrajoni kepada wartawan di Painan, Kamis (14 Januari 2021).

Ia mengatakan, pemberhentian sementara tersebut juga dimaksud agar yang bersangkutan dapat fokus menjalani proses pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah.

“Jadi, yang bersangkutan bisa fokus menjalani proses pemeriksaan, sehingga tidak terganggu oleh aktivitas harian di pemerintahan,” tuturnya.

Ketika ditanya permasalahan apa yang sedang dijalani oleh Erizon, Bupati Hendrajoni menjelaskan terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan kode etik kepegawaian perihal APBD Pesisir Selatan Tahun Anggaran 2021.

“Yang bersangkutan (Erizon), diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang, karena merevisi anggaran APBD 2021 tanpa berkoordinasi dengan Bupati,” ucapnya.

Bahkan dalam rapat Banggar yang digelar oleh DPRD Pessel beberapa waktu lalu, kata Hendrajoni, Erizon juga menyebutkan telah berkoordinasi dengan “Bupati Terpilih” perihal revisi anggaran tersebut.

“Tentunya ini ada indikasi menyalahi aturan. Secara konstitusi saya masih menjabat sebagai Bupati Pesisir Selatan. Seharusnya dia (Sekda), berkoordinasi dengan saya terlebih dahulu. Sebab, APBD 2021 nantinya saya yang mempertanggungjawabkan,” katanya.

Untuk sementara waktu, jabatan Sekda bakal diisi oleh Pelaksana harian (Plh) Muskamal yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten I Setdakab Pessel, sampai adanya keputusan dari pihak Inspektorat Provinsi.

BACA JUGA:  DPRD Kota Solok Teken KUA PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2020

“Terhitung sejak 12 Januari 2021, saya sudah menunjuk Asisten I sebagai pelaksana harian Sekretaris Daerah Setdakab Pessel,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda non aktif Erizon  saat dihubungi, enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut.

“Saya no comment, ya,” katanya singkat.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...