Beranda Daerah Terkait Peluang Ekonomi yang Ditawarkan Gubernur Jabar, Begini Respon Ketua DPRD ...

Terkait Peluang Ekonomi yang Ditawarkan Gubernur Jabar, Begini Respon Ketua DPRD Limapuluh Kota.

ekonomi
Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra ketika menjawab wartawan soal peluang ekonomi yang ditawarkan Gubernur Jabar Ridwan kamil

Beritanda1 – Peluang ekonomi yang ditawarkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berkunjung ke Payakumbuh, Selasa (30 Maret 2021), direspon Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Deni Asra dengan positif. Ia bahkan mendorong Pemkab Limpauluh Kota segera mengambil peluang tersebut.

 

“Pak Gubernur Jawa Barat telah memberikan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi di Lima Puluh Kota,” kata Deni Asra ketika dikonfirmasi selepas Bincang Santai yang dilaksanakan oleh Balai Wartawan Luak Limopuluah dengan tema “Progresivitas Ekonomi Milenial di Masa Pandemi dan Era Teknologi Industri 4.0”.

Disebutkan, dari pemaparan pria yang akrab disama Kang Emil itu, untuk meningkatkan ekonomi, ada sekitar 50 juta penduduk Jawa Barat butuh hasil pertanian, perternakan dan UMKM dari Kabupaten Lima Puluh Kota.

Karena alasan pasar itu, pihaknya akan terus menyarankan agar pemerintah daerah untuk manangkap peluang tersebut sehingga bisa dipasarkan produk-produk asal Kabupaten Lima Puluh Kota.

Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil telur dan beras dalam skala besar, dapat dipasarkan di Jawa Barat. Begitu juga untuk UMKM dan kuliner lainnya. Hal itu dapat menjadi solusi pemasaran produk-produk lokasi yang selama ini masih sulit pemasarannya.

Ia menambahkan, kebetulan saat ini Pemkab Lima Puluh Kota di bawah kepemimpinan Safaruddin, Dt Bandaro Rajo dan Rizki Kuniawan Nakasri juga sedang menyusun RPJMD 2016-2025, diperlukan adanya badan usaha pemasaran produk tersebut.

“Kita ingin Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menjadi leding sector memasarkan produk-produk Kabupaten Lima Puluh Kota ke Jawa Barat,” kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka peluang untuk pemasaran hasil produk Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM) serta pertanian dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota (Luak Limopuluah), Sumatera Barat untuk dipasarkan di Wilayah Jawa Barat.

BACA JUGA:  Polres Dharmasraya Sikat 5 Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 1 Kg Sabu Diamankan

“Kami punya penduduk 50 juta jiwa, jadi kami siap menampung sebanyak-banyaknya produk dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota ingin memasarkan produknya di Jawa Barat,” katanya.

Ia mengatakan, produk yang siap ditampung oleh daerahnya, mulai dari hasil UMKM seperti baju, makanan serta hasil pertanian dari kedua daerah tersebut.

“Tidak usah pikirkan tempat, nanti kami akan sediakan tempat. Tapi produknya tolong di seleksi, nanti akan kita pasarkan dan promosikan secara bersama-sama,” ujar Mantan Wako Bandung itu.

Menurutnya, selain jumlah penduduk yang banyak, Jawa Barat juga memiliki kunjungan wisatawan mencapai 60 juta setiap tahunnya yang dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk-produk dari daerah lainnya.

Reporter: Mardikola Tri Rahmat

 

Artikel sebelumyaKukuhkan Pengurus Perwanaliko, Gubernur Mahyeldi Puji Program dan Kekompakan Wali Nagari
Artikel berikutnyaSediakan Makanan Berkelas, Dea Bakery Buka Cabang di Payakumbuh