Terimbas Dampak Covid 19, Hotel di Kota Solok Ini Memilih Tutup

510
Taufina
Hotel Taufina Kota Solok memilih tutup guna mencegah penyebaran Covid 19 di kota itu

Beritanda1 Menyusul berkembangnya wabah virus Corona, sejumlah Hotel  di Kota Solok memilih menutup aktivitasnya sementara waktu. Hal itu dilakukan guna menghindari pandemi Covid-19 yang semakin meluas. Disamping menurunnya tingkat kunjungan tamu hotel, termasuk  berimbas kepada jasa akomodasi di tempat wisata .

Kepala Seksi industri kreatif dan pelayanan jasa Dinas Pariwisata Kota Solok, Patrisia Juwita mengatakan, sebagai langlah  pencegahan covid-19 di Kota Solok, pihaknya telah mendatangi seluruh perhotelan dan pelaku ekonomi kreatif atau para pelaku usaha pariwisata yang ada di Kota Solok.

Patrisia menambahkan, dari tiga buah hotel yang ada di Kota Solok,  saat ini hanya satu hotel memilih  menghentikan operasionalnya yaitu hotel Taufina. Sedangkan hotel Caredek dan Mami hotel, kata dia,  memilih utuk tetap beroperasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai yang di anjurkan oleh Dinas Kesehatan.

Intinya, para pelaku usaha diharapkan dapat terus melakukan koordinasi dengan dinas Pariwisata yaitu pada bidang ekonomi kreatif, untuk menangani dampak Covid-19 bagi dunia usaha. “ Kami berupaya secara maksimal agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja dengan karyawan,” kata Patrisia, Selasa (28/4) di Solok

Ia mengharapkan, para pelaku usaha dapat terus memantau dan melaporkan dampak ekonomi akibat pandemi virus corona di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“ Kita mengajak, mari bersama – sama menghadapi masa sulit seperti sekarang dan mudah – mudahan pada saat pandemi covid-19 berakhir, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kembali bangkit dan lebih baik dari sebelumnya,” papar Patrisia Juwita.

BACA JUGA:  Sterilisasi Pasar Raya Solok, Satgas PSBB Tutup Seluruh Akses

Sementara itu, General Manajer Hotel Taufina Novalinda Lukman menjelaskan,  semenjak Kementerian kesehatan mensetujui usulan  Gubernur Sumatera Barat terkait  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jumat tanggal 17 April 2020 lalu, pihaknya memilih untuk tutup sementara operasional di hotel Taufina sampai batas yang belum ditentukan.

“ Penutupan sebagai bagian dari peran industri hotel dan restoran untuk mengikuti arahan Pemerintah terkait kebijakan social distancing,” jelasnya.

Menurutnya,  hal yang paling penting saat ini adalah fokus pada pemulihan kondisi dari wabah Covid-19. Padahal sebelumnya, Hotel Taufina tetap buka seperti biasanya dan dilakukan upaya pencegahan di pintu masuk hotel dengan menyediakan menempatkan Hand Sanitizer.

Ketentuan lain, pada setiap kamar, pihaknya hanya membolehkan dua orang tamu dengan dua tempat tidur yang terpisah.

“ Pokoknya kami selalu menggunakan aturan sesuai protokol kesehatan terkait penaganan covid-19,” jelasnya.

Berhubung posisi hotel taufina terdapat di jalan lintas Sumatera, pihaknya tidak  bisa memantau setiap pengunjung yang datang seperti halnya pengunjung dari Daerah luar kota solok.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona terhadap karyawan dan keluarga karyawan, manajemen  hotel Taufina mengikuti  arahan pemerintah untuk menutup sementara.

“ Dampak dari penutupan hotel Taufina, kami terpaksa merumahkan sekitar 15 orang karyawan dan kami belum dapat memastikan kapan kebijakan penutupan hotel berakhir,” paparnya.

Reporter: Rudi Cader

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...