Targetkan Poros Baru, Gusmal-Suherman Deklarasikan Pasangan Menuju Pilkada Sumbar

Gusmal
Gusmal dan Suherman sepakat deklarasikan pasangan menuju Pilkada Sumbar

Beritanda1 – Potret politik lokal di Sumatera Barat hari ini tampak semakin bewarna. Setidaknya dengan terjadinya deal politik antara Gusmal dan Suherman yang ditandai dengan deklarasi pasangan tokoh birokrat dan Pengusaha Itu untuk merebut tiket Calon Gubernur-Wakil Gubernur periode 2020-2026, Rabu (5/8) di sebuah resto di Kota Solok, telah menambah alternatif pilihan masyarakat yan akan menentukan pilihan politiknya pada Pilkada Sumbar 2020 nanti.

 

Bagi bupati Solok dua periode itu, pendeklarasian sebagai balon Gubernur Sumbar, tentulah bukan tanpa perhitungan. Bahkan sama matangnya dengan kalkulasi politik yang ditawarkan tokoh pengusaha asal Batusangkar itu ketika menjatuhkan pilihan kepada Gusmal.

” Kita sepakat bersama pak Gusmal karena adanya komunikasi bathin untuk melangkah ke bursa pemilihan Kepala Daerah, ” kata Suherman.

Atas kekuatan hubungan bathin yang melahirkan rasa saling percaya, pihaknya berkomitmen untuk membangun dan membesarkan Sumatera Barat sampai tahun 2025.

” Sejauh ini sudah ada yang deklarasi baik independen maupun dengan partainya. Kita berdua menyatakan maju. Bapak Gusmal sebagai Balon Gubernur saya sebagai wakilnya. Kami minta doanya,” ujarnya.

Suherman mengaku akan berjuang sampai titik darah penghabisan, termasuk memperjuangkan kendaraan politik melalui pendaftaran ke partai yang berkoalisi dalam poros baru. Jumat besok akan melakukan pendaftaran ke Partai koalisi poros baru.

H. Suherman bergelar adat Tuanku Rajo Disambah dari nagari Parambahan kecamatan Limokaum, Kabupaten Tanah Datar, merasa nyaman dan optimis maju bersama pak Gusmal. Selain seorang birokrat senior, bupati Solok dua kali, ketua LKAAM Kabupaten Solok itu juga merupakan tokoh terbaik hari ini di Solok Raya.

Dengan latar belakang seorang pengusaha yang bergerak dalam bidang jasa kontruksi Nasional di Jakarta, Suherman mengaku mulai memasuki wilayah politik sejak tahun 2018 saat bergabung dan mengikuti pemilihan legislatif dengan PKB.

BACA JUGA:  Bersama Benny Ridwan, Mantan Bupati Dharmasraya Adi Gunawan Dikukuhkan Sebagai Pimpinan DPRD Periode 2019-2024
Suherman
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Gusmal- Suherman saat deklarasi yang digelar Rabu (5/8) di sebuah resto di Kota Solok.

Atas kekuatan hubungan bathin yang melahirkan rasa saling percaya, pihaknya berkomitmen untuk membangun dan membesarkan Sumatera Barat sampai tahun 2025.

“Pak Gusmal adalah Bupati Solok Dua periode. Saya yakin beliau punya basis massa yang kuat di kawasan Solok Raya,” bebernya.

Mantan politisi PKB yang kini merapat ke Partai Golkar ini menegaskan hingga hari ini belum ada satupun paslon yang bisa dipastikan menggenggam kepastian partai hingga mendaftar
ke KPU.

Atas alasan itu, ia berkeyakinan, peluang untuk mendapatkan tiket ke pentas Pilkada masih terbuka lebar.

” Peluang itu masih terbuka, setidaknya melalui poros baru yang kini diusung tiga partai, Golkar, PKB dan Nasdem kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan,” beber Suherman.

Menanggapi itu, H. Gusmal Dt. Rajo Lelo yang juga ketua LKAAM dan Bupati Solok mengaku pihaknya tidak sekedar melakukan deklarasi pasangan Balon Gubernur, sekaligus meminta izin dari seluruh komponen masyarakat.

Gusmal menyebutkan, saat ini kandidat yang muncul dalam panggung Pilgub, hanya didominasi oleh kandidat dari wilayah Dapil dua Sumbar. Kondisi ini seakan mengenyampingkan potensi politik dari dapil I Sumbar terutama wilayah Solok Raya hingga ke Dharmasraya.

“Ini adalah potensi bagi kita untuk menggalang kekuatan pemenangan pada Pilgub nanti,” ujar ketua LKAAM Kab. Solok ini.

Atas kenyataan itu, deklarasi yang diiringi dengan sesi tanya jawab itu, dijawab Gusmal dengan berbagai langkah dan strategi untuk bagaimana membangun dan mengembangkan potensi Sumbar.

Menurutnya, untuk membangun dan melakukan perbaikan perbaikan di Sumbar tidak putus oleh Gubernur dan Wakil Gubernur saja, tetapi perlu kerjasama dengan bupati/walikota dan semua komponen masyarakat.

” Jika nanti diamanahkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, kita akan membangkitkan dan membangun Sumbar dengan berbasis nagari,” ucap Gusmal.

BACA JUGA:  Jelang PSBB Berakhir, Gubernur Sumbar Perkenalkan Suasana New Normal

Birokrat senior itu bahkan sampai menggambarkan rancangan pembangunan dengan menguatkan RPJMD Sumbar sesuai potensi daerah dengan berbasis nagari.

Gusmal mengaku akan mengangkat potensi-potensi Sumbar untuk lebih maju, termasuk bagaimana dirinya membangun bidang budaya dan pendidikan.

” Kita akan naikkan program sekolah umum berbasis pesantren ke tingkat Provinsi, sebagai usaha menciptakan generasi yang berkualitas,” jelasnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    :Melatisan

Facebook Comments

loading...