Beranda Hukum Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jaringan Internasional, Polda Riau Sita 81 Kg Shabu

Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jaringan Internasional, Polda Riau Sita 81 Kg Shabu

Narkotika
Kapolda Riau kembali bernahsil mengungkap kasus Narkotika jaringan internasional dengan menyita 81 Kg shabu

Beritanda1– Kembali, petugas  kepolisian dari Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau mengungkap kasus narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

Sekurangnya sebanyak 81 kilogram narkotika jenis sabu berhasil diamankan petugas bersama  dua orang tersangka di Pekanbaru.

Pengungkapan kasus besar  itu berawal dari informasi yang diperoleh Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau, pada  Jumat (1/10/2021) tentang adanya jaringan narkotika internasional Aceh-Riau yang sedang berada di Wilayah Kota Pekanbaru.

Mengantongi informasi tersebut, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau, AKBP Hardian SIK bersama Tim Opsnal langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tim mendapati informasi seorang pria berinisial AS (52) yang dicurigai petugas sebagai pelaku.

“ Setelah AS diamankan, petugas menemukan percakapan melalui Voice note menggunakan bahasa Aceh di handhone AS terkait transaksi barang haram itu,” kata Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi.

Keterangan itu disampaikan Kapolda Riau ketika menggelar konferensi pers bersama Direktur Resnarkoba Kombes Victor Siagian, Kabid Humas Kombes Sunarto, Kabid Propam Kombes Gatot Sudjono serta Camat dan perangkat desa di lokasi dikontrakan tersangka di jalan Swadaya, Pekanbaru Minggu (17/10/2021).

tersangka
Seorang perempuan dari dua tersangka kasus narkoba jaringan internasional di tangkap jajaran Polda Riau

Kapolda Riau mengungkapkan,  jaringan narkoba Internasional ini dikendalikan oleh seorang WNI di Malaysia dan seorang narapidana di Tangerang.

Dijelaskan,  pada hari Selasa (12/10/2021) lalu, Tim menggeledah rumah kontrakan AS yang berada di Jalan Swadaya Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Didalam rumah kontrakan itu, Tim menemukan 32 bungkus sabu yang disimpan dalam kotak rokok Chief. AS mengakui narkoba itu milik seseorang yang bernama Agam, WNI asal Aceh yang berada di Malaysia.

Dari penangkapan AS, ulas Irjend Agung, Tim langsung melakukan pengembangan, dan didapat satu orang lainnya yang bekerjasama dengannya, yakni seorang wanita yang berinisial HS (47 tahun).

BACA JUGA:  Baru Keluar Penjara, Warga Cupak Ini Kembali Ditangkap Karena Narkoba

Tim sempat kesulitan mencari HS karena handphone HS dimatikan, namun akhirnya upaya pencarian Tim Opsnal membuahkan hasil, HS berhasil ditangkap disebuah hotel di simpang tiga Bandara.

Kemudian interogasi terhadap HS, Tim mendapati kunci rumah yang kemudian diakui itu kunci rumah yang dipergunakan menyimpan sabu. Kemudian Tim Opsnal melakukan penggeledahan sebuah rumah kontrakan di jalan Pasir Mas, Bina Widya Pekanbaru dan mendapatkan barang bukti sebanyak 49 kilogram sabu.

“Ini adalah jaringan Internasional yang memasukkan barang dari Malaysia, dikendalikan oleh Agam, WNI Aceh yang berada di Malaysia. Jaringan AS, HS dan Agam ini dikendalikan oleh seorang narapidana yang berada di Lapas Tangkerang, bernama Abu,” papar Kapolda Irjen Agung.

Disebutkan,  Narkoba ini nantinya akan diedarkan di wilayah Kota Pekanbaru, Jambi, Sumatra Selatan atau Palembang, dan Jakarta.

Irjen Agung menegaskan, Kepolisian Polda Riau tidak akan pernah berhenti dan akan terus memburu pelaku pengedar narkotika yang mencoba melakukan aksinya diwilayah Riau, seraya mengajak kebersamaan semua pihak dalam pemberantasan narkoba.

“ Para pelaku dijerat pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun,” beber Kapolda Riau.

Reporter: Dino Aritaba

 

Artikel sebelumyaLakukan Pengeroyokan dan Penganiayaan, Dua Tersangka Diamankan Polisi
Artikel berikutnyaTiga Tersangka Langsir BBM Subsidi Industri, Ditangkap Polisi Bersama Truk Derek Kapasitas Tangki 450 Liter