Beranda Daerah Tandan Kosong Kelapa Sawit Berserakan di Jalan, Warga Muaro Sopan Dharmasraya Gelisah

Tandan Kosong Kelapa Sawit Berserakan di Jalan, Warga Muaro Sopan Dharmasraya Gelisah

Tandan Kosong
Tandan Kosong (Tankos) limbah PT SAK, berserakan di jalan umum, terekam lensa Beritanda1.com

Beritanda1 – Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) milik pabrik PT Sumbar Andalas Kencana (SAK) resahkan masyarakat Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya.

 

Pasalnya, Tandan Kosong (Tankos) alias Janjang kosong (Jankos) yang notabene limbah pabrik tersebut, berserakan di sepanjang jalan umum, terutama di ruas jalan antara Nagari Muaro Sopan dengan Nagari Sopan Jaya, Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya.

Jalan yang merupakan  urat nadi penghubung bagi warga setempat, harus ekstra hati-hati ketika melintasi jalan tersebut. Apalagi para kaum ibu yang mengendarai kendaraan bermotor roda dua.

“Dengan banyaknya Tankos berserakan di jalan umum tersebut, dapat mengakibatkan kecelakaan bagi warga melintasi jalan tersebut. Terutama bagi kaum ibu,” sebut Bj Afrizon, salah seorang tokoh masyarakat setempat kepada Wartawan ini, di Nagari Muaro Sopan, Selasa (2 Maret 2021).

Sawit
Sebuah Truk Melintas Diantara Tandan Kosong Kelapa Sawit Yang Berserakan Di Jalan

Menurutnya, Tankos Berserakan di jalan umum, tentu menjadi persoalan baru bagi warga. Disamping bau limbah tersebut menyengat hidung, juga akan menjadi petaka yang akan membawa pengendara ke dalam kecelakaan.

Maka dari itu, BJ, Afrizon berharap kepada pihak perusahaan agar segera membersihkan Jankos yang berserakan dijalan, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman melintasi jalan tersebut.

Secara terpisah,  Kepala TU PT SAK, Ilham ketika dikonfirmasi diruang kerjanya menyangkut dengan Jankos tersebut, menyebutkan  pihak perusahaan telah melakukan upaya pembersihan atas TKKS yang berserakan di jalan tersebut.

“Intinya, pihak PT SAK, telah mempekerjakan tenaga harian lepas (THL) kusus untuk membersihkan Tankos berserakan di sepanjang jalan, yang jatuh dari truk pengangkut hingga ke pembuangan akhir,” terang Ilham.

Ia juga menjelaskan, bahwasanya Jankos berserakan tersebut bukan sengaja dibuang di sepanjang jalan. Tetapi, jatuh secara tidak sengaja dari truk penganut, sebelum sampai ke tempat pembuangan akhir (TPA) pungkasnya.

BACA JUGA:  Kebakaran di Lubuk Sikaping Hanguskan Dua Rumah dan Dua Unit Mobil

Reporter: S Hanif

Artikel sebelumyaVaksinasi Nakes di Kabupaten Solok sudah 1799 Orang
Artikel berikutnyaPengedar Narkoba, Dua Warga Pulau Punjung Ditangkap Polres Dharmasraya