Tambah Seorang, Warga Limapuluh Kota Positif Corona Sudah 2 Kasus

232
Kominfo
Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota, Ferry Copa

Beritanda1 – Daftar warga Kabupaten Limapuluh Kota yang positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid 19) mulai bergerak naik. Satu lagi warga setempat dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan tes Swap  di Labolatorium Universitas  Andalas (Unand) yang keluar Minggu (10/5).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota, Ferry Copa mengatakan, penambahan kasus positif tersebut setelah Pemkab Limapuluh Kota menerima laporan resmi dari Laboratorium Universitas Andalas.

“Hari ini, kita dikirimkan hasil 16 tes sampel oleh labor Unand dengan catatan, 13 orang OTG dan 3 orang PDP. Dari 16 sampel tersebut, terkonfirmasi satu orang positif covid-19. Jadi pada hari ini, daerah kita (Limapuluh Kota) sudah dua orang positif Corona” ujar Ferry Copa dalam konferensi pers melalui aplikasi Zoom, MInggu (10/5).

Dikatakan, kasus positif kedua ini adalah seorang pedagang jerun, perempuan E (55 tahun) asal Nagari VIII Koto, Kecamatan Guguak. Ia mempunyai riwayat perjalanan ke Kota Payakumbuh pada 22 April 2020 dan kontak erat dengan kasus di Payakumbuh yang menimpa H.EM.

Ia menjelaskan, dari hasil awal pengujian sampel yang dilakukan di Bukittinggi pada pasien tersebut hasilnya Inklonsif, sehingga diulang pengecekan sampel di laboratorium Universitas Andalas dan terkonfirmasi positif dan langsung ditetapkan menjadi kasus kedua.

“Saat ini kondisi fisik pasien baik dan tidak mengalami gejala dan sakit lainnya. Kita melalui dinas terkait secepatnya akan melakukan persiapan pengiriman pasien kita ini ke pusat karantina, Padang Basi, Kota Padang,”sebutnya.

BACA JUGA:  Seorang Warga Dharmasraya Positif Terinfeksi Covid 19

Sebelumnya,  pasien positif pertama di Kabupaten Limapuluh Kota berinisial Y (59 tahun), warga Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kasus pasoen pertama ini  merupakan transmisi lokal dari kasus yang ada di Kota Payakumbuh, karena yang bersangkutan bekerja di Kota Payakumbuh.

Reporter: Diko Rahmad

Facebook Comments

loading...