Tak Terlihat Lagi, Kemana Buaya Di Pantai Carocok Painan.?

 

PAINAN –Munculnya sosok Buaya di perairan laut objek wisata Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, beberapa waktu lalu yang sempat menghebohkan  masyarakat,  hari ini Kamis (22/8) sudah tidak terpantau lagi.

“Ya, sejak pagi tadi sudah tidak ada lagi penampakan Buaya. Mungkin sudah pindah ketempat lain atau terbawa arus laut,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pessel, Yohendro Nasti di Painan.

Menurut dia, pemantauan dilakukan bersama Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Kabupaten Pesisir Selatan, dengan melibatkan enam personil. Bahkan, observasi intens dilakukan pada Selasa (20/8), sejak beredarnya informasi tentang kemunculan seekor Buaya di perairan laut Batu Tembak, Kecamatan IV Jurai.

“Namun, kami tetap menghimbau kepada masyarakat atau pengunjung tetap waspada dan tidak mudah percaya hal-hal yang dapat merugikan daerah,” katanya lagi.

Ia menyebutkan, pihaknya meyakini kecil kemungkinan terjadinya konflik antara manusia dan Buaya berdasarkan hasil pengamatan tingkah laku buaya selama di laut.

“Sebab, Buaya ini selalu menghindar jika melihat ada aktivitas manusia. Kemungkinan tidak akan ada korban,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BKSDA, BPBD, dan kepolisian. Upaya tersebut, dimaksud agar secara bersama-sama memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat serta wisatawan dalam upaya meminimalkan konflik dengan hewan predator tersebut.

Sebelumnya, Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Kabupaten Pesisir Selatan, Bilmar menyebutkan, pihaknya sudah mengerahkan enam personil untuk melihat dari dekat penampakan Buaya di perairan laut kawasan objek wisata tersebut.

“Kami juga mengobservasi sejumlah titik untuk mengetahui keberadaan Buaya tersebut, apakah masih bertahan atau sudah berpindah. Upaya ini merupakan dasar kami untuk mengambil langkah selanjutnya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Jasman Rizal Bertekad Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada 2020 di Solok Selatan

Dalam kondisi saat ini, pihaknya tidak serta merta melakukan penangkapan terhadap hewan tersebut. Namun, penampakan Buaya saat itu diduga karena reptil tersebut tengah bermigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya.

“Sebab, diperairan Carocok ini bukan habitat Buaya. Sejak 1998 baru sekarang kami melihat ada Buaya disini,” tutur dia.

Menurut dia, Buaya merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan berenang yang buruk, sebab ketika reptil itu berpindah hanya memanfaatkan arus laut atau terbawa ombak.

“Buaya berenang berdasarkan insting, jika arus dinilai layak untuk berenang maka hewan itu bermigrasi. Jika tidak, ia tidak akan meninggalkan lokasi,” ucapnya.

Sebelumnya, kabar Buaya muncul di perairan Pantai Carocok Painan menjadi viral di media sosial dan direkam oleh sejumlah masyarakat.

Berita Buaya berenang dari satu titik ke titik lainnya, ternyata berdampak buruk bagi pengunjung dan nelayan tradisional di daerah itu. Bahkan, kunjungan wisatawan juga menurun sejak beredarnya informasi tersebut.

“Benar pak, sejak kabar Buaya tersebut mencuat agak sepi pengunjung kesini. Warung saya jual belinya berkurang. Kami berharap kondisi ini bisa secepatnya normal seperti sedia kala,” tutur Teti (48) salah satu pedagang di Pantai Carocok Painan.

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

 

Facebook Comments

loading...