SK Diterima, Jon Firman Pandu Dipastikan Sebagai Ketua DPRD Kab. Solok Definitif

AROSUKA – Selepas dilantik tanggal 12 Agustus tempo hari, sebanyak 35 orang anggota DPRD Kabupaten Solok periode 2019-2024 langsung memiliki Ketua dan Wakil Ketua sementara. Jon Firman Pandu, didaulat menempati kursi pimpinan sementara karena berasal dari partai pemenang pemilu 2019 yang mendapatkan dukungan terbanyak, yakni Partai Gerindra.

Dalam posisi sebagai pimpinan sementara itu, duduknya belum enak benar. Karena untuk menjadi ketua DPRD definitif, sesuai aturan dibutuhkan secarik kertas berupa Surat Keputusan (SK) dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) partai bersangkutan.

Karena alasan menunggu SK dari pimpinan pusat, status Jon Firman Pandu sebagai ketua sementara pastilah belum nyaman. Kendati dalam struktur kepengurusan partai yang bersangkutan merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Solok, namun gonjang-ganjing informasi tentang siapa yang akan menjadi ketua definitif terus berhembus kuat.

Tetapi sejak sepekan terakhir, rasa gamang yang menyelimuti kalbu Jon Firman Pandu praktis terobati. Secarik kertas berharga dari DPP Partai Gerindra berupa SK penetapan Ketua DPRD Kabupaten Solok diterima bersamaan dengan keputusan tentang Ketua Fraksi Gerindra di DPRD setempat.

Lebih konkrit, berdasarkan SK nomor: 08-0084/Kpts/DPP-GERINDRA/2019 tantang Pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi DPRD partai Gerindra Kabupaten Solok periode 2019-2024, diputuskan sebagai Ketua Jon Firman Pandu dan Hafni Hafis sebagai ketua Fraksi.

SK itu ditandatangani tanggal 5 Agustus 2019 oleh H. Probowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum bersama Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra H. Ahmad Muzani.

Plong, tentu saja. Meski tidak diperlihatkan benar kegembiraan yang muncul dibalik ekspresi wajah suami Kurniati Khairul S. Si itu, namun dengan adanya SK telah menutup segala kemungkinan yang bakal terjadi diluar logika, menutup semua analisa-analisa yang dihembuskan untuk mengacaukan atmosfir politik ditubuh partai Gerindra sendiri. ” Alhamdulilah, kita tinggal menunggu pengukuhan Ketua DPRD definitif yang segera diagendakan dalam waktu cepat,” ujar ayah empat anak itu.

BACA JUGA:  Pilkada Limapuluh Kota, Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo Kembangkan Kawasan Wisata Unggulan Di Tiap Nagari

Memaknai statusnya sebagai Ketua
DPRD Kabupaten Solok, tokoh muda kelahiran Koto Laweh Lembang Jaya pada 1 Maret 1979 itu menyebutkan, inilah sebagai awal dari langkah pemenuhan janji-janji politik pada masa kampanye kepada masyarakat yang notabene adalah konstituen didaerah pemilihan masing-masing.

” Namun demikian, menjadi wakil rakyat tidak melulu harus memikirkan dapil, tetapi bagaimana kita di DPRD bisa melihat pembangunan kabupaten Solok secara utuh, untuk kemajuan daerah secara umum,” papar anggota DPRD dari Dapil III meliputi kecamatan Lembang Jaya, Bukit Sundi, Payung Sekaki, Danau Kembar dan Tigo Lurah ini.

Dalam kapasitas sebagai pembawa aspirasi yang sejalan dengan obsesinya, Jon Firman Pandu mengaku tidak ingin nanti menghasilkan produk legislasi yang jauh dari harapan atau dengan kualitas apa adanya, tanpa pengkajian yang matang terhadap bagaimana baik buruknya sebuah regulasi bagi Masyarakat.

Termasuk kapasitasnya dalam menjalankan fungsi pengawasan,
anggota DPRD dua periode (2014-2019 dan 2019-2024) ini mengaku lebih mengedepankan prinsip profesionaliasme dengan menekankan azas efektivitas dan efisiensi. ” Yang pasti kita akan selalu membangun harmoni dan komunikasi dengan pemerintah daerah, bahkan dengan banyak stakeholder. Secara kolektif kologial kita terus mendukung bagaimana agar program empat pilar Kabupaten Solok berlangsug sukses dan mencapai sasaran,” tegasnya menyudahi.

Reporter : Melatisan

Facebook Comments

loading...