Siswa SMK N 1 Sutera Bagikan Masker Gratis Pada Pengendara

14
PAINAN–Peduli dampak kabut asap pada sebagian wilayah di Sumatra Barat, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negri 1 Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, melakukan pembagian masker gratis pada masyarakat dan pengendara di daerah tersebut, Rabu (18/9).
Pantauan wartawan dilapangan, terlihat puluhan siswa bepakaian putih abu-abu membagikan masker pada masyarakat dan pengendara yang lewat. Pembagian masker dilakukan di jalan lintas Sumatra, Painan-Bengkulu KM 36 Taratak Sutera.
Diketahui, akibat kabut asap kondisi udara di daerah setempat mulai memburuk sejak beberapa hari terakhir, dimana jarak pandang pada pagi hari hanya mencapai 3-4 kilo meter saja. .
“Pembagian masker kami lakukan sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan akibat pencemaran udara yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau dan Jambi,” ucap seorang guru pendamping sekaligus utusan dari PMI Kabupaten Pesisir Selatan, Rahma.
Ia menyebutkan, para siswa yang terlibat dalam pembagian masker, adalah mereka yang tergabung dalam organisasi Palang Merah Remaja (PMR) milik sekolah itu sendiri.
“Ya, inisiatif ini kami lakukan karena kabut asap kiriman dari provinsi tetangga semakin parah merambah ke Pessel. Jumlah masker yang kami bagikan sekitar 2000,” katanya.
Selain kepada masyarakat dan pengendara, masker bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut juga dibagikan pada ratusan siswa yang ada di lingkungan SMK N 1 Sutera.
“Kegiatan ini kami adakan sebelum dimulainya jam belajar sekitar pukul 6.30-7.45 Wib. Jadi, kami manfaatkan watu sebelum proses belajar mengajar berlangsung. Dan tak menggangu proses belajar mengajar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMK N 1 Sutera, Lili Syuriati mengatakan, dalam pembagian masker tersebut, ia juga menyarankan seluruh siswanya agar turut menggunakan masker yang telah dibagikan.
“Sebab, akibat kabut asap kiriman tersebut kondisi udara saat ini mulai memburuk dan dikhawatirkan bakal berdampak pada kesehatan. Kami menyarankan seluruh siswa untuk memakai masker ke sekolah dan kegiatan diluar ruangan,” tuturnya.
Ia selaku kepala sekolah sangat mendukung dan merespon positif kegiatan kemanusian yang dilakukan oleh sejumlah siswa yang tergabung dalam kelompok PMR itu.
“Kegiatan positif ini, kami harapkan bisa membentuk karakter anak tentang kepedulian pada sesama. Hal ini perlu kita terapkan sejak dini berawal dari sendiri,” ujarnya.
Ia mengatakan, masyarakat dan pengendara sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Meski belum di anggarkan oleh sekolah, namun kedepan pihaknya bakal mengupayakan mendukung dan bekerjasama dengan PMI dan PMR untuk kegiatan kemanusian tersebut.
“Pembagian masker yang diprakasai oleh PMI Pessel ini sangat direspon masyarakat dan pengendara. Kami sangat bangga dan apresiasi. Semoga kondisi udara di tempat kita kedepan cepat normal seperti biasa,” ujarnya.
Reporter: OKIS ROCKIN
Editor: MALIN MARAJO
BACA JUGA:  PP Kab. Solok Helat Muscab ke VIII, Lamud Wijaya Terpilih Secara Aklamasi
Loading...
loading...