Serap Aspirasi Guru, PGRI Kab. Sijunjung Jeput Bola ke Kecamatan

SIJUNJUNG – Guna menyerap aspirasi dan keluhan yang dihadapi guru dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pendidik dan pengajar, Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sijunjung lalukan konsolidasi organisasi ke tingkat cabang (kecamatan).

Setidaknya sejak seminggu belakangan, pengurus PGRI Kabupaten setempat telah melaksanakan pertemuan dengan
Cabang PGRI Kecamatan Lubuak Tarok dan Cabang Tanjug Gadang. Hadir dalam konsulidasi itu selain pengurus cabang PGRI, juga kepala sekolah dan satu orang guru untuk masing masing tingkatan.

Hal itu disebutkan Sekretaris PGRI Kabupaten Sijunjung, Witriadi, S.Pd, didampingi Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi, M.Yusuf, S.Pd, Minggu, di Sekretariat PGRI, Jalan Kampung Baru, Nagari Sijunjung, Minggu (28/7).
Ia menjelaskan, konsolidasi yang dilaksanakan di setiap cabang dalam rangka jemput bola tentang apa yang dialami, dirasakan serta kendala yang dihadapi anggota dalam menjalankan tugas.

Dari dua cabang yang telah melaksanakan konsolidasi organisasi (Lubuak Tarok dan Tanjung Gadang), sela M. Yusuf, memang banyak persoalan yang dihadapi oleh guru di saat menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai pendidik dan pengajar. ” Dengan aturan yang baru sekarang guru tidak hanya menjalankan tugas pokok saja melainkan sudah dihadapkan kepada beban administrasi yang harus dipenuhi,” tambah Yusuf.

Selain beban administrasi yang harus dipenuhi dan dengan jumlah jam kerja sama dengan ASN lainnya, disinyalir sejak 2013, sebagian besar guru kenaikan pangkatnya terkendala. Tak hanya itu, bagi guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) sudahlah setiap triwulan penerimaan selalu molor, para guru juga harus memenuhi persyaratan administrasi yang komplek.

Melihat fenomena inilah, sambung M.Yusuf, organisasi berupaya menyikapi apa yang dihadapi oleh anggota di lapangan. Sehingganya nanti setelah terakomodir persoalan di seluruh cabang, PGRI akan menyusun langkah langkah untuk bernegosiasi dengan pemegang kebijakan serta wakil rakyat. ” Sebetulnya sangat banyak persoalan yang terjadi hampir di setiap sekolah, sebagai pengurus kami wajib mencarikan solusi dengan melakukan hearing dengan Pemkab,” tambah Yusuf.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna DPRD Pessel Ditunda, Ini Penjelasan Sekda

Ketua PGRI Kabupaten Sijunjung, Syaiful Husein, sangat mengapresiasi hasil musyawarah pengurus PGRI yang ia pimpin dan malah menjelang pelantikan wakil rakyat Kabupaten Sijunjung, priode 2019 – 2024, semua aspirasi disetiap sudah ter input dalam Rapat Kerja (Raker) PGRI Agustus mendatang.

Reporter : S. Husen

Facebook Comments

loading...