Beranda Daerah Seluas 100 Hektar Lahan Tidur di Anau Kadok Talang, Menunggu Bantuan...

Seluas 100 Hektar Lahan Tidur di Anau Kadok Talang, Menunggu Bantuan Bantuan Bibit Jagung

100
Menyambut kedatangan Gubernur Sumbar, Wali Nagari Talang Zulfadri meminta bantuan bibit Jagung untuk mengolah 100 hektat lahan tidur

Bertitanda1 – Sedikitnya seluas 100 hektar lahan tidur di jorong Anak Kadok, nagari Talang, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, menunggu pengolahan.

Wali Nagari Talang, Zulfadri mengaku, masih ada sekitar 100 hektar lahan tidur di nagari tersebut yang butuh pengelolaan dengan budidaya beragam komoditi.

“ Masyarakat sudah musyawarah, ingin menggarap lahan 100 hektar tersebut, tetapi perlu dukungan pemerintah daerah dengan  bantuan bibit,” kata Zulfadri.

Kenyataan itu diungkapkan Wali Nagari Talang dihadapan Gubernur Sumbar Mahyeldi ketika  menyerahkan bantuan produk hortikultura kepada masyarakat terdampak Covid-19 di jorong Anau Kadok, Sabtu (25/9/2021).

Disamping bibit, Zulfadri juga meminta kepada Gubernur Sumbar bantuan pelebaran jalan, sehingga masyarakat dapat membawa hasil tani dengan kendaraan serta bantuan alat-alat pertanian.

” Jorong Anau Kadok selain penghasil Pepaya, masyarakat juga ingin menanam Jagung, apalagi dengan adanya lahan tidur begitu luas, sangat cocok untuk budidaya Kangkung,” kata Wali Nagari Talang.

Bantuan
Gubernur Sumbar Mahyeldi Serahkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Di Jorong Anau Kadok, Nagari Talang

Menguatkan aspirasi Wali Nagari,  bupati Solok diwakili Asisten Bidang Ekbang Kesra, Medison memastikan, Jorong Anau Kadok juga merupakan sentra pertanian di kabupaten Solok. Karena itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumbar yang telah memperhatikan Kabupaten Solok, yang ditandai dengan seringnya bapak Gubernur berkunjung ke daerah ini.

” Kita di Solok mendukung program Pemprov Sumbar karena visi misi Bupati dan Gubernur memiliki kesamaan untuk memajukan sektor pertanian,” kata Medison.

Asisten Bidang Ekbang Kesra itu mengatakan, di kabupaten Solokluas lahan tidur ada sekitar 2000 hektar yang belum terkelola dengan maksimal, sebanyak 100 hektar diantaranya berada di Jorong anau Kadok.

Atas alas an itu, Medison ikut  memohon  bantuan bibit dari Pemrov Sumabar agar lahan yang belum dikelola dapat dimanfaatkan.

BACA JUGA:  Kisah Korban Kerusuhan Wamena Papua: Merantau ke Wamena (3)

” Program prioritas Pemkab Solok adalah membeli eskavator. Alat berat  ini dapat digunakan utk memperlebar jalan, khusunya jalan menuju lahan pertanian,” sebut Medison.

Menanggapi itu, Gubernur Sumatera Barat H.Mahyeldi Ansharullah menjelaskan, pada masa pandemi Covid 19, Pemprov Sumbar memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, berupa bantuan produk hortikultura seperti Kentang, Cabai, Bawang dan Jeruk yang merupakan hasil pertanian masyarakat

” Kebetulan barangnya dibeli dari masyarakat dan kemudian dibagikan lagi kepada masyarakat di daerah ini, sehingga banyak yang mendapatkan manfaatnya, ” terang Buya Mahyeldi.

Terhadap lahan tidur di Anau Kadok yang belum digarap, Gubernur Sumbar mengaku akan memberi perhatian dengan bantuan bibit Jagung sesuai permintaan Wali Nagari Talang.

Dihadapan Bupati Solok diwakili Asisten Ekbangkesra, Kadis Pertanian Sumbar Syafrizal, Kadis DPRKPP Kab Solok Evia vivi Fortuna, Sekretaris pertanian Kab Solok Miharta Maria, Plt Camat Gunung Talang Donly Wance Lubis, serta Masyarakat dan kelompok Tani Nagari Talang dan Sungai Janiah, Mahyeldi mengaku senang bekerjasama dengan Pemkab Solok karena memiliki kesamaaan visi misi Kab. Solok dan Sumatera Barat dalam memajukan sektor pertanian

” Pemprov dan Pemkab bertekad akan memajukan pertanian, meningktakan pendapatan petani, meningktakan kesejahteraan masyarakat di Sumbar dan Kab. Solok,” ucapnya.

 Menandai kunjungannya  ke Anau Kadok, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyerahkan bantuan yang merupakan kerjasama Dirjen hortikultura Kementerian Pertanian bersama Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar, terdiri dari 250 paket tanaman hortikultura bagi masyarakat petani yang terkena dampak Covid-19.

Kemudian bantuan 6 box hands spayer kepada  kelompok tani di Nagari Sungai Janiah dan jorong Anau Kadok Nagari Talang serta bantuan dari BPBD Sumbar berupa 2000 pcs masker dan 50 box hand sanitizer, yang  diberikan kepada Pondok Pesantren Jabal Rahmah Anau Kadok.

BACA JUGA:  Mubes V Ipekos, Hantarkan Zulhafzi sebagai Ketua Umum Periode 2020-2025

Reporter: Ismardi

Artikel sebelumyaGubernur Sumbar Dukung Pengembangan Pendakian Wisata Gunung Talang Menjadi Wisata Internasional
Artikel berikutnyaDari Lempat Asbak ke Adu Mulut. Bupati Solok Kembali Tinggalkan Sidang Paripurna DPRD