Beranda Daerah Sebarluaskan Informasi Pemilu, Bawaslu Limapuluh Kota Minta Masukan Banyak Pihak

Sebarluaskan Informasi Pemilu, Bawaslu Limapuluh Kota Minta Masukan Banyak Pihak

informasi
Anggota Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Ismet Aljannata ikuti Rakor penyebarluasan Informasi Pemilu

Beritanda1  –  Untuk memaksimalkan penyebaran informasi terkait Pemilihan Umum (Pemilu), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota meminta masukan dari berbagai pihak

Anggota Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Ismet Aljannata mengatakan, pihaknya mengundang dan minta masukan dari berbagai pihak, mulai dari media, kesbangpol, KPU, dan instansi lain, terkait apa yang perlu diperbaiki ke depan untuk penyempurnaan informasi publik.

“ Saat ini kita sudah menyiapkan beberapa ruang untuk penyebarluasan informasi, mulai dari datang lansung ke Kantor Bawaslu, website Bawaslu, website PPID, dan berbagai media sosial seperti facebook, instagram, youtube, serta twitter milik Bawaslu Limapuluh Kota,” kata Ismet.

Hal itu diterangkan Ismet Aljannata ketika mengikuti Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), yang dihadri Anggota Bawaslu Zumaira, Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota, Masnijon, Perwakilan Kesbangpol Ali Firdaus, dari Kemenag Limapuluh Kota, dan unsur media massa, di Kantor Bawaslu setempat, Rabu (03/11/2021) di Tanjung Pati.

Disampailan, penjelasan mengenai kepemiluan sudah dipublish pada beberapa ruang yang telah disediakan, sehingga masyarakat lebih mudah mengasksesnya.

Dia menilai, pentingnya penyebarluasan informasi kepada masyarakat, terutama menyonsong Pemilu 2024 sangatlah penting, sehingga masyarakat dapat semakin cerdas dan bijaksana dalam menyalurkan hak serta kewajiban sebagai seorang pemilih.

Dengan tersalurkannya  melalui ruang-ruang yang telah disediakan, masyarakat dapat memahami dan mengerti apa yang harus mereka lalukan serta larangan dalam pesta demokrasi tersebut.

Lebih lanjut Ismet menjelaskan, apabila informasi itu tersampaikan kepada masyarakat dengan baik, maka tujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu akan dapat terminimalisir.

Ia menambahkan, Keterbukaan Informasi Publik terhadap lembaga Bawaslu merupakan salah satu amanat undang-undang, hal itu untuk mewujudkan pelaksanaan pesta demokrasi yang transparan.

BACA JUGA:  Gawat.. Jalan Salimpek Tertimbun Longsor 400 meter, Ribuan Warga Terjebak

Salah satu yang menjadi tantangan ke depan bagi Bawaslu yakni memanfaatkan teknologi  dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan partai politik  terkait proses pengawasan dan juga penegakan hukum kepemiluan.

Selain itu, data yang tersaji di PPID Bawaslu merupakan data yang juga dibutuhkan pihak perguruan tinggi ataupun mahasiswa yang punya kepentingan, terutama untuk penelitian dan penulisan karya ilmiah.

(Mardikola)

Artikel sebelumyaMulai Tegas, Pemkab Limapuluh Kota Berlakukan Wajib Vaksin bagi Masyarakat yang Ingin Berurusan Administrasi
Artikel berikutnyaUngkap Kasus Pupuk Oplosan, Polres Kampar Tangkap Dua Tersangka bersama Barang Bukti 8 Ton Pupuk