Satpol-PP Padang Panjang Tertibkan Lapak Permanen di Pasar Kuliner

620
Lapak
Personil Satpol-PP saat menertibkan lapak permanen yang ada di Lokasi Pasar Kuliner Kata Padang Panjang. (Rajo Alam)

Beritanda1 – Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) Kota Padang Panjang lakukan penertipan lapak pedagang pasar kuliner di sepanjang jalan Mr. A. Saad, Kamis (4/6).

 

Penertiban lapak pedagang yang di bangun secara permanen di lokasi pasar kuliner, diduga karena menyalahi  kesepakatan dan perjanjian awal yang hanya diijinkan menggunakan lapak / stand darurat yang bisa di bongkar pasang untuk berjualan.

Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar Kota Padang Panjang M. Albert Dwitra mengatakan, pernertiban tersebut dilakukan sebagai bentuk ketegasan Pemko Padang Panjang dalam menegakkan aturan yang ada.

“Kami tidak melarang para pedagang  berjualan di Pasar Kuliner ini. Namun sesuai kesepakan dan perjian awal antara pedagang dan pemerintah kota, para pedagang diijinkan berdagang dari sore hingga malam hari, dan setelah selesai berdagang, para pedagang wajib membersihkan kembali lapak maupun stand yang mereka gunakan untuk berjualan,” sebut Albert Dwitra.

Dikatakan Albert Dwitra, meskipun sudah ada aturan jelas antara pedagang dan pemerintah, namun fakta dilapangan, masih ada oknum pedagang yang tidak mengindahkan kesepakatan tersebut, dimana pada siang hari lapak para pedagang masih saja berada di badan jalan meskipun ia sedang tidak berdagang.

Sementara itu, Kabid Trantibum dan Penegakan Perda Satpol-PP Kota Padang Panjang Herick Eka Putra mengatakan, sebelum melakukan penertiban, Pemerintah Kota Padang Panjang telah melayangkan beberapa surat peringatan kepada para pedagang yang terbukti belum mengindahkan aturan.

“Setelah beberapa kali surat peringantan dilayangkan, Pemerintah Kota juga melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang, dimana beberapa malam sebelum penertiban, kami juga kembali mengingatkan pedagang untuk memberihkan kembali lapak dan stand dagangannya,” tutur Herick Eka Putra

Dikatakannya, meskipun sebagian besar pedagang tidak mengindahkan surat peringatan dari pemerintah, namun juga ada beberapa pedagang yang menghiraukan surat peringatan tersebut.

BACA JUGA:  Parkir di Depan Mushala, Sepeda Motor Wartawan di Solsel Hilang

“Melihat masih ada pedagang yang tidak mengndahkan surat peringatan tersebut, kami dari Satpol-PP  bersama Dinas Perdagangan dan Subdenpom I/4-5 Padang Panjang langsung melakukan penertiban lapak para pedagang yang terbukti melanggar, dengan menurunkan belasan personil yang dipimpin langsung oleh Kasi Ops Sat Pol PP Kota Padang Panjang Musben Zakir,” terang Herick.

Reporter: Rajo Alam

Facebook Comments

loading...