Salut, Hiu Tutul yang Mati Terdampar di Perairan Pessel di Kafani Warga

PAINAN– Nelayan di Pantai Transidano Taluak Limpaso, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan menguburkan Hiu Paus atau Rhincodon Typus  raksasa yang terdampar di perairan tersebut dengan cara di kafan (kain putih,red) pada Sabtu, (19/10).

M.Rasyid (67) nelayan sekitar yang mengkafani ikan paus tutul tersebut mengatakan, biasanya kalau ikan tersebut muncul, nelayan sangat senang. Sebab, hewan raksasa itu menghisap ikan-ikan kecil sehingga kerap menjadi perkumpulan Ikan Tongkol dan Tuna.

“Awal kami temukan sekitar pukul 08.00 Wib, saat itu kami berupaya melepaskannya ke tengah laut. Namun, sekitar pukul 10.00 Wib kami temukan sudah terdampar di pantai. Kami menduga ikan kanca-kanca ini, (bahasa nelayan, red) terlalu banyak menghisap ikan kecil-kecil sehingga tidak tersaring lagi melalui insang dan terus masuk ke usus,” katanya.

Menurut dia, ritual mengkafani ikan tersebut adalah sebagai bentuk penghormatan kepada laut dan seluruh isi yang terkandung didalamnya. Sebab, ikan besar itu mati diperairan laut tempat mereka biasa menangkap ikan.

“Ibaratnya, salah ditimbang utang di bayia (salah diukur hutang di bayar). Jadi, kami bayar dengan kain kafan ini dan dikuburkan secara baik-baik,” tuturnya mengakhiri.

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

 

Facebook Comments

BACA JUGA:  Sokong Industri Batik Lumpo, Pabrik Getah Gambir Akan Dibangun di Pessel Tahun 2021
loading...