Rumah Gadang Kaum Dt Tanbaso Suku Panai Solok Selatan, Dipugar Secara Swadaya

29
Rumah Gadang milik kaum Panai Dt.Tanbaso di Bentiang, Nagari Bomas Koto Baru dipugar, Minggu (1/9).

SOLOK SELATAN – Rumah Gadang suku Panai kaum Bakri Dt.Tanbaso dipugar secara swadaya oleh anggota kaum tersebut. Pemugaran dilakukan karena kondisi Rumah Gadang itu sudah tidak bisa dihuni lagi. Rumah adat suku Panai itu berlokasi di Jorong Bentiang, Nagari Bomas Koto Baru, Solok Selatan (Solsel).

Prihatin dengan kondisi Rumah Gadang yang sudah tidak terawat lagi, timbul inisiatif dari para Ninik mamak, anak kemenakan serta para urang sumando dari kaum BakriĀ  Dt.Tanbaso melakukan pemugaran pada Minggu (1/9).

“Atas dasar kepedulian untuk merawat tradisi dan menjaga Marwah kaum sehingga dari kesepakatan bersama, melalui beberapa kali pertemuan bersama anggota kaum. Maka, didapatkan kesepakatan untuk melakukan pemugaran Rumah Gadang kaum kami secara swadaya,” ucap Bakri Dt.Tanbaso.

Proses pemugaran, dimulai dengan penggalangan dana, sampai secara swadaya melakukan pembangunan secara bergotong- royong. “Alhamdulillah, dari hasil penggalangan dana bersama anak kemenakanĀ  terkumpul Rp180 juta. Ini merupakan dana awal semoga saja bisa cukup hingga selesai. Kalaupun tidak cukup, akan dicarikan solusi lainnya nanti,” ucapnya.

Kentalnya nilai kekerabatan dan adat masih begitu terasa. Persatuan masing-masing kaum adat di Solsel hendaknya tetap terawat dan lestari, sebagai landasan untuk generasi penerus nantinya.

Sementara, Azwir selaku tokoh Ninik mamak dari suku Panai kaum Bakri Dt.Tanbaso menyebutkan kekerabatan dan solidaritas kaum kedepannya bisa tetap dipertahankan. “Ini merupakan upaya untuk membangkitkan kembali nilai-nilai kekuatan adat. Semoga bisa berestafet hingga generasi selanjutnya. Untuk anak cucu kami,” katanya.

BACA JUGA:  Yayasan Saleema Foundation Akan Bangun 75 Rumah Layak Huni di Lengayang Pessel Tahun Ini

Ia mengatakan betapa besar jasa dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh nenek moyang terdahulu. “Nah, melalui merawat adat budaya ini salah satu upaya kami sebagai generasi penerus untuk mempertahankannya. Tidak sebanding berat perjuangan leluhur untuk kami anak cucunya. Dan terimakasih atas solidnya anggota kaum yang telah bersedia secara swadaya membangun kembali Rumah Gadang kaum. Semoga proses ini bisa berjalan baik sampai selesainya pembangunan,” harapan Azwir.

Reporter: JO

Loading...
loading...