RSUD Sijunjung Dinilai Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit

22

SIJUNJUNG – Selama tiga hari ke depan sejak Senin hingga Kamis (1-4 Juli 2019), Tim Surveyor Akreditasi Rumah Sakit yang tergabung dalam Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan penilaian terhadap RSUD Sijunjung.

Tim KARS ini dipimpin Dr. Danial Malik Hadibrata, Sp.Pk, beranggotakan Dr. Fachri Razi, Sp.OG, Dr. Suharno, Mars dan Desmawati, SKP.Mars, mensurvei Akreditasi SNARS edisi 1 di RSUD Sijunjung.

Terhadap kegiatan itu, Direktur RSUD Sijunjung Diana Oktavia, Sp.Pd, mengaku selalu berupaya agar bagimana RSUD Sijunjung meningkatkan mutu dan keselamatan pasien. Untuk mengukur capaian kerja tersebut, pihaknya memandang perlu dilakukan akreditasi oleh tim indenpendent. Sehingga pihaknya memperoleh pengakuan sebagai cerminan peningkatan kinerja seluruh perangkat di Rumah Sakit, serta meningkatkan kualitas pelayanan untuk masa datang.

Disebutkan, kedatangan Tim Surveior KARS menilai RSUD adalah suatu pekerjaan yang sangat berat. Namun berkat dukungan Pemkab Sijunjung dan semua jajaran di RSUD Sijunjung, semua proses akreditasi dapat disiapkan. ” Dengan niat baik dan usaha keras memberikan pelayanan kepada pasien, mudah mudahan akan meningkatkan kualitas RSUD Sijunjung dari waktu ke waktu,” Diana Oktavia.

Mwnyambut itu, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin memaparkan harapannya agar bagaimana RSUD Sijunjung menjadi semakin baik. Ia mengatakan, sejak tahun 2009 dengan mengalokasikan Rp 75 milar, Rumah Sakit UMum Daerah (RSUD) Sijunjung sudah dioperasionalkan pada tanggal 30 Januari 2012.

Setahun berselang, RSUD Sijunjung
berhasil mendapatkan sertifikat tipe C, dengan kapasitas 101 tempat tidur dari Kemenkes.” Diharapkan setelah akreditasi ini, mutu pelayanan yang diberikan betul betul membuat pasein menjadi senang dan lega, hingga.menjadi cerminan wajah daerah,” harap Yuswir seperti dilansir Minangsatu.com.

Sementar itu, Ketua Surveior, Dr. Danial Malik Hadibrata. Sp.PK menyebutkan, dalam suatu pelayanan di RS, perlu memperlihatkan dan menjaga mutu pelayanan itu sendiri.

BACA JUGA:  Dengan PKK Nagari, Kampung Budaya Jawi-Jawi Ke Lomba Tingkat Nasional

Mutu pelayanan itu dapat tercapai dengan adanya kepercayaan diri dan kerja keras dari setiap pemangku kepwntingan.” Setiap saat mutu ini harus ditingkatkan dan terjaga tentunya perlu kerja keras dan percaya diri,” ujar Danial Malik.

Reporter: S. Husen

Loading...
loading...