Ribuan Liter Minyak Oplosan Diamankan Polres Pariaman

Minyak premium oplosan
Anggota Provost Polres pariaman saat mengamankan galon berisi minyak premium oplosan.

Beritanda1 –Sedikitnya, sekitar Dua Ribu Liter Bahan Bakar Minyak (BBM) premium oplosan berhasil diamankan di Kecamatan Pariaman Utara oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman.  

 

Kasus dugaan pengoplosan minyak ini sebelumnya berhasil diungkap oleh Provos Polres Pariaman pada Senin 27 Juli 2020 lalu. Saat ini kasus tersebut masih dilakukan pengembangan.

“Benar kami telah amankan barang bukti diduga bahan bakar minyak premium hasil oplosan di Pariaman, dan kasus ini masih kami kembangkan, bila ada perkembangannya maka akan kami sampaikan,” kata Kasat Reskrim Polres Pariaman AKP Ardiansyah Rolindo Saputra di Pariaman, Senin 10 Agustus 2020.

Lebih lanjut ia mengatakan, penggerebekan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, dimana di lokasi itu telah beroperasi pengoplosan minyak yang sudah berjalan kurang dari sebulan.

“Informasinya itu baru beroperasi dan minyaknya berasal dari Jambi. Namun, pemiliknya belum diketahui sedangkan barang bukti galon berisi minyak oplosan tersebut sudah diamankan,” katanya.

Pihaknya tidak mau gegabah menentukan siapa pemilik minyak tersebut karena harus melalui pertimbangan dan hingga saat ini pihaknya belum melihat adanya indikasi keterlibatan oknum aparat. “Anggota masih melakukan perkembangan di lapangan,” bebernya.

Ia menyampaikan, berdasarkan informasi yang diperoleh, minyak tersebut belum sempat diedarkan.

Pantauan di lapangan, ribuan liter diduga BBM oplasan itu ditemukan di salah satu rumah di Desa Sikapak Barat, Kota Pariaman. Setidaknya ada tiga galon berisikan 1.200 liter yang ada di depan rumah itu.

Namun, dari tiga galon tersebut, hanya satu galon yang terisi penuh dan dua lainya berisikan kurang dari setengah galon. Saat ini semua barang bukti minyak oplosan tersebut telah diamanakan di Mapolres Pariaman.

BACA JUGA:  Dapat Bantuan Kursi Roda dari Bupati, Pasutri di Lunang Gembira

Reporter: Septi

Facebook Comments

loading...