Beranda Daerah Rawan Kecelakaan, Komisi III Kota Solok Minta Petugas Dishub Mengatur Lalin Pada...

Rawan Kecelakaan, Komisi III Kota Solok Minta Petugas Dishub Mengatur Lalin Pada Jam Sibuk

Kecelakaan
Suasana Raker komisi III DPRD Kota Solok bersama Dinas Perhubungan dalam upaya mensiasati kemungkinan terjadinya kecelakaan di sejumlah ruas jalan

Beritanda1 – Mengingat ruas jalan depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Kelurahan Simpang Rumbio,  kota Solok, rawan kecelakaan, anggota Komisi III DPRD setempat meminta Dinas Perhubungan (Dishub) menempatkan petugas untuk mengatur lalu-lintas pada jam-jam sibuk.

 

Kondisi lalu lintas yang padat itu, terutama terjadai saat  berangkat  dan  pulang kantor. Sehingga dikhawatirkan terjadi kecelakaan bagi   anak-anak sekolah yang melintasi jalan tersebut.

Permintaan penempatan petugas itu, disampaikan Wakil ketua dan anggota Komisi III DPRD Kota Solok  Rusnaldi,Amd,  Amrinof Diaz Dt Ula Gadang,SH dan Ade Merta,S.Pd ketika melakukan rapat kerja (raker) dengan Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok,Asril serta Staf Ahli bidang hukum,M Syafni. Jumat (19 Februari 2021).

Selain melakukan pengaturan lalulintas, juga diupayakan membantu siswa yang akan menyebrangi jalan yang lalu lintas cukup padat, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalulintas dan memberikan pemahaman tentang keselamatan di jalan raya kepada pengguna jalan demi terjaganya keselamatan guru dan siswa SDN 21.

Wakil Ketua Komisi III, Rusnaldi menyampaikan, pengaturan lalu lintas saat jam masuk sekolah dipandang sangat urgens, mengingat arus lalu lintas sangat padat dan rawan kecelakaan.

Ruas
Ruas Jalan Depan Sekolah Dasar Negeri (Sdn) 21 Kelurahan Simpang Rumbio Perlu Penempatan Petugas Pengatur Lalulintas Pada Jam-Jam Sibuk

Mengatipasi kondisi itu, diperlukan kehadiran petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Petugas Kepolisian  untuk mengatur arus lalu lintas serta membantu pelajar yang akan  menyeberang jalan.

“ Kehadiran petugas mengatur lalu lintas di depan SDN 21 akan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama menghilangkan kekhawatiran orang tua murid saat anaknya menyeberang masuk kesekolah,” kata Rusnaldi

Pihaknya meminta pengaturan lalu lintas difokuskan di tempat penyeberangan untuk membantu anak-anak sekolah saat masuk sekolah.  “ Kita  minta kepada Dinas Perhubungan agar menempatkan petugas  melakukan  pengaturan lalu lintas secara rutin pada jam-jam padat lalu lintas. Selain itu, kita menyarankan dilokasi SDN 21 Simpang Rumbio agar dipasang pita kejut, maupun rambu – rambu jalan untuk mengingatkan pengguna jalan agar tidak terlalu kencang berkendara di depan kawasan sekolah,” tambahnya.

BACA JUGA:  PBM Tatap Muka di Pessel Dibagi Shift, Begini Aturannya

Komisi III DPRD Kota Solok bahkan memandang, jika perlu, Dishub juga memasang bareal atau trafikun sepanjang 50 meter guna mengurangi laju kendaraan. Komisi III DPRD Kota Solok mengkau siap mendukung pengalokasikan anggaran Dinas Perhubungan yang berkaitan dengan program keamanan,kelancaran dan kenyamanan di jalan raya.

Menjawab itu, Kepala Dinas Perhubungan Asril mengatakan, karena seringnya terjadi kecelakaan di Depan SDN 21 Simpang Rumbio, pihaknya akan menempatkan petugas untuk membantu mengatur lalu lintas  terhitung Senin, tanggal 22 Februari 2021. Pengaturan lalu lintas itu nantinya dilakukan untuk memberikan kelancaran arus lalu lintas di titik – titik yang di anggap rawan kecelakaan.

Untuk saat ini, papar Asril, setiap jam sibuk yang rata – rata terjadi pagi hari, pihaknya sudah menempatkan petugas Dinas Perhubungan yang bekerjasama dengan pihak kepolisian disetiap persimpangan, depan sekolah maupun perkantoran. Petugas  sudah berada dilapangan pagi hari, dimulai pada pukul 06.30 – 07.30 WIB.

“ Pada pagi hari volume kendaraan di jalanan sangat padat dan sangat memungkinkan terjadinya kecelakaan, karena pada jam-jam tersebut adalah waktunya masyarakat berangkat kerja dan sekolah,” jelasnya.

Reporter: Wahyu Haryadi