Beranda Hukum Ratusan Kilo Narkoba dari 10 Kasus Diamankan Jajaran Polda Riau dari 22...

Ratusan Kilo Narkoba dari 10 Kasus Diamankan Jajaran Polda Riau dari 22 Tersangka

Narkoba
Kapolda Riau Irjen Agung Setia saat menggelar konferensi pers bersama Kepala BNNP Riau Brigjen Robinson Siregar, Dir Res narkoba Kombes Victor Siahaan, Kabid Humas Kombes Narto, Kabid Labfor AKBP Yani Nursyamsu serta perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (11/10/2021)

Beritanda1– Sekurangnya 10 kasus tindak pidana narkoba dengan pelaku 22 orang pelaku serta sebanyak 189,31 kg sabu dan 889 butir ekstasi yang disita, berhasil diungkap Jajaran Polda Riau  selama periode September 2021.

Kepala Polda Riau  Irjen Agung Setia Imam Effendi ketika menggelar konferensi pers, Senin (11/10/2021), dihalaman Mapolda merincikan, 8 kasus ditangani Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) dan 2 kasus lain barasal dari  Polres Bengkalis.

Disampaikan Irjend Agung, pada Jum’at (24/9/2021),  Subdit I menangkap YF (30 tahun), AS (20 tahun), MS (22 tahun), MA (19 tahun) dan AS (20 tahun) dengan barang bukti sebanyak 86,57 kg narkoba jenis sabu di TKP (Tempat Kejadian Perkara) jalan Bandes Gang Nelayan Sungai Parit Paman, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

“ Pelaku menyembunyikan barang bukti  shabu di dalam sebuah box berwarna biru yang berisikan 5 (lima) buah tas hitam,” beber Agung.

Sebelumnya, pada Selasa (7/9/2021) tim Polda juga mengamankan  Barang Bukti (BB) sabu sebanyak 45,55 kg  dari 3 tersangka, yakni YT (35 tahun), JU (34 tahun dan DR (44 tahun) di jalan Pelajar Pangkalan kecamatan Rupat.

Pelaku menggunakan sepeda motor dan membawa keranjang untuk menyembunyikan barang bukti tersebut didalam 2  buah karung plastik.

Selanjutnya pada Rabu (25/8/2021), tim menangkap RPP (23 tahun), dengan BB 3,93 kg sabu di PT. Indah Cargo Pekanbaru jalan Nangka, Kota Pekanbaru. Pelaku menggunakan modus pengiriman narkoba melalui jasa pengiriman. “

Tim berhasil mengamankan sebuah kardus besar yang berisikan 4  kotak makanan yang disuga berisikan narkotika jenis shabu,” papar Agung.

Kapolda Riau melanjutkan,  Subdit I  juga mengamankan tersangka NS (29 tahun) pada Sabtu (18/8/2021) berikut BB sebanyak 2,94 kg sabu dan 889 butir ekstasi di loket CV. Jambi Indah Trans jl. Durian, Pekanbaru.

BACA JUGA:  Dilaporkan Hilang, Juru Mudi Boat Nelayan Ditemukan Meninggal di Perairan Sutera Pesisir Selatan

Tersangka NS menyembunyikan narkotika jenis shabu dan pil ekstasi di dalam sebuah tas warna berwarna hitam.

Kemudian pada Kamis (26/8/2021) mengamankan tersangka AY (35 tqhun) dengan BB 7,27 gram sabu di Jl Tuah Karya Tampan Pekanbaru, dimana modus tersangka menyembunyikan narkotika jenis shabu di dalam plastik bening didalam saku celana sebelah kanan tersangka.

Pengungkapan kasus narkoba juga berhasil diungkap oleh Subdit II Ditres Narkoba  pada Minggu (16/9/2021) dengan menangkap YU (32 tahun) dan JT (43 tahun) dan menyita barang bukti 373,34 gram sabu disebuah rumah di jl. Datuk Laksamana Kota Dumai. Tersangka menyembunyikan BB di dalam mesin cuci yang ada di rumahnya.

Pada Kamis (26/8/2021), Subdit III Ditresnarkoba mengamankan ES (31 tahun) dan HT (24 tahun) berikut BB sebanyak 1,93 kg sabu di jl. Kaharuddin Nasution, Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Kedua tersangka menyembunyikan barang bukti di dalam sebuah plastik warna merah. Selanjutkan  pada Rabu (15/9/2021), Subdit III juga mengamankan EP (39 tahun) berikut BB 229,5 gram sabu di Jl Bintara Labuh Baru Timur, Kota Pekanbaru. Tersangka mengembunyikan barang bukti didalam plastik bening yang dibalut dengan tissue.

Kemudian, 2 kasus lainnya diungkap oleh Satres Narkoba Polres Bengkalis  pada Kamis (9/9.2021). Petugas berhasil mengamankan WW (23 tahun), RD (22 tahun) dan MI (22 tahun) berikut barang bukti sabu sebanyak 39.16 kg di jalan Tanjung Jati, tepatnya di belakang RSUD Kota Dumai, lalu pada Senin (13/9/2021) diamankan pula WAH (26 tahun), ROB (39 tahun) dan MRP (25 tahun) di Sidomulyo Barat, Tampan Kota Pekanbaru.

Tersangka
Para Tersangka Pengedar Dan Kurir Ditangkap Polda Riau Bersama Sejumlah Barang Bukti

Kapolda Riau Irjen Agung Setia didampingi Kepala BNNP Riau serta Dir Narkoba, mengaku optimis bersama semua stake holder akan mampu menangani persoalan peredaran narkoba di provinsi Riau.

BACA JUGA:  Diduga Depresi, Warga Lubuak Tarok Sijunjung Ditemukan Gantung Diri

“Tidak ada ruang bagi peredaran narkoba di Provinsi Riau, baik sindikat jaringan Internasional maupun sindikat Lokal. Saya bersama seluruh stake holder, baik BNNP Riau dan lainnya, ingin memberikan jawaban atas persoalan peredaran narkoba di Provinsi Riau,” terang Irjen Agung.

Agung mensinyalir peredaran narkoba masih dikendalikan oleh kelompok-kelompok lama yang sudah beberapa kali terlibat dengan peredaran.

Kapolda mengingatkan,  kepada seluruh masyarakat yang ada di perairan, bahwa iming-iming untuk menjadi bagian  dari peredaran narkoba itu sangat besar disana. Tapi ingat, itu semua tidak halal dan melanggar agama apapun, serta melanggar hukum pidana yang akan kita tegakkan setegak-tegaknya.

“ Saya ingin memastikan barang bukti ini akan di musnakan  dengan cara yang di atur dalam UU, agar kemudian kita semua memastikan, bahwa proses hukum ini bersih, transparan, akuntabel dan dapat di percaya,” janji Agung.

Bersama BNN Provinsi Riau, ulas Agung, pihaknya akan terus menggiatkan operasi narkoba  dan tidak akan pandang bulu terhadap siapapun.

“Hari ini saya umumkan DPO atas nama Debus. Kejar dan di tangkap dimanapun dia berada. Seluruh jajaran saya perintahkan, tangkap debus yang merupakan otak peredaran Narkoba, yang yang belum tertangkap. Saya masyarakat dapat membantu menginformasikan keberadaan DPO ini,” seru Irjend Agung. (Dino Aritaba)

 

 

 

 

Artikel sebelumyaPatroli Lagi, Tim TEMBAK Polres Kampar Amankan Motor Bodong di Air Tiris
Artikel berikutnyaSukseskan Pelaksanaan Pilkades Serentak, Pemkab-KPU Kampar Teken MoU