Rakor LKAAM, Bupati Solok Himbau Ninik Mamak Bersikap Netral Dalam Pilkada 2020

140

AROSUKA – Menyambut rencana pemerintah Kabupaten Solok  bakal memperbaharui perda No 7 Tahun 1972 tentang lambang daerah, bupati Solok melakukan Rapat Koordinasi dengan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten dan LKAAM Kecamatan serta Ketua KAN, Selasa (18/2) di Gueshouse Arosuka.

Terkait perubahan lambang itu, Bupati Gusmal yang notabene Letua LKAAM daerah itu memandang perubahan lambang daerah sesuai kebutuhan daerah dengan menambahkan beberapa item.

Ditegaskan, pihaknya tidak bermaksud merubah lambang, hanya saja melengkapi dan menyempurnakan sesuai dengan kondisi daerah pasca pemekaran wilayah Solok Selatan.

Menurutnya, kalimat “alua jo patuik” yang ada pada lambang daerah Kabupaten Solok, sejatinya sudah didiskusikan oleh orang-orang terdahulu untuk digunakan dengan berbagai pertimbangan serta mengandung makna yang dalam.

Tetapi jika saat ini, kata-kata Alua jo Patuik di plesetkan oleh anak kemenakan kita, maka bukan kata tersebut yang sepatutnya kita ganti, melainkan anak kemanakan kitalah yang sebaiknya kita berikan pembinaan dan sosialisasi, agar bagaimana kandungan makna yang ada dalam setiap kata di Minangkabau dapat dipahami.

” Kita mesti melakukan evaluasi mengenai sejauh mana makna alua jo patuik ini sudah bergeser di kalangan generasi muda,” papar Gusmal Dt. Rajo Lelo.

Disisi lain, bupati Solok H. Gusmal Dt. Rajo Lelo dalam kapasitasnya sebagai ketua LKAAM menyemangati ninik-mamak secara bersama membenahi lembaga Ninik-Mamak, serta memperkuat pondasi LKAAM Kabupaten Solok. Dengan demikian, kelak keberadaan niniak mamak lebih dianggap peran dan fungsinya di lingkubgan masyarakat.

BACA JUGA:  Dapat Bantuan Kursi Roda dari Bupati, Pasutri di Lunang Gembira

” Sebagai niniak mamak sudah sewajarnya kita bekerjasama dalam membangun daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Sekaitan dengan pesta demokrasi yang akan dipentaskan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 ini, bupati Solok Gusmal meminta segenap Pengurus dan anggota LKAAM tidak berpihak kepada salah satu calon kepala daerah, karena mereka semua, para kandidat itu merupakan anak kemenakan kita bersama. ” Ninik-mamak dihimbau agar bersikap netral dalam Pilkada nanti,” paparnya.

Reporter: Wezi Rismanto
Editor     : Melatisan

Facebook Comments

Loading...
loading...