Beranda Peristiwa Positif Terinfeksi Covid 19, Pasien 02 Kota Solok Tidak Punya Riwayat Keluar...

Positif Terinfeksi Covid 19, Pasien 02 Kota Solok Tidak Punya Riwayat Keluar Daerah

Covid
Covid-19

Beritanda1 – Kasus kedua positif Covid-19 kota Solok mengejutkan semua pihak. Apalagi munculnya kasus 02 ini sesaat setelah kota Solok dinyatakan kembali sebagai daerah zona Hijau pasca sembuhnya pasien pertama pada awal Juni 2020 lalu.

 

Yang mengangetkan, berdasarkan catatan tim gugus tugas penanganan Covid-19 kota Solok, pasien positif 02 ini sama sekali tidak memiliki catatan atau riwayat melakukan perjalanan dari luar daerah atau dari daerah terjangkit.

“Hasil penelusuran tim gugus tugas penanganan Covid-19, pasien positif berinisial SP (21), tidak ada melakukan perjalanan ke luar daerah,” ungkap Kabag Protokol dan komunikasi pimpinan (Prokomp) kota Solok, Sabtu (20/6/2020).

Dijelaskannya, dari hasil tracing sementara yang dilakukan oleh tim gugus tugas penanganan Covid-19 kota Solok, didapatkan 8 (delapan) orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif 02 asal kota Solok.

Ke depalapan kontak erat tersebut, ulas Kabag Prokomp Kota Solok, yang akan menjalani swab diantaranya 2 orang rekan kerja, 1 orang bos tempat bekerja, 2 orang keluarga dan 3 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Tanah Garam.

Untuk saat ini, keluarga pasien, yakni Ibu dan adiknya, di karantina di posko penanganan Covid-19 di Banda Panduang kota Solok. Sementara terhadap 6 orang kontak erat lainnya menjalani isolasi mandiri, termasuk tetangga pasien.

“Nantinya, ke delapan orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien 02 akan diambil swabnya untuk dilakukan tes PCR Swab di laboratorium fakultas kedokteran Unand,” terangnya.

Terhadap Pasien 02 tersebut, saat ini juga masih berada di Banda Panduang dan berkemungkinan besar akan dirujuk ke pusat penanganan Covid-19 provinsi di Padang.

Tim gugus tugas juga sudah menutup lokasi tempat pasien bekerja untuk sementara waktu, termasuk puskesmas Tanah Garam tempat pasien berobat.

BACA JUGA:  Mulai Hari Ini, SPH Buka Layanan Test Swab Drive Thru

Penutupan dilakukan sampai keluarnya hasil tes swab di laboratorium diagnostik dam riset terpadu penyakit infeksi Fakultas Kedokteran Unand.

“Tim BPBD telah dikerahkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di rumah pasien 02 dan lingkungan sekitar, serta tempat kerja dan puskesmas Tanah Garam,” tutupnya.

Untuk menentukan langkah kedepannya, tim gugus tugas menunggu hasil swab 8 orang tersebut. Dengan ditemukannya kasus baru positif Covid-19, Kota Solok kembali masuk zona merah.

Reporter : Adi
Editor.     : Melatisan

Artikel sebelumyaKeluarga Pasien 02 Covid 19 Kota Solok Dikarantina, Puskesmas Tanah Garam Ditutup Sementara
Artikel berikutnyaSambangi Kantor Camat dan Lurah, PMI Kota Solok Distribusikan APD