POLLING: Siapakah Walikota dan Wakil Walikota Solok Pilihan Anda?

polling pilkada Kota Solok

Beritanda1.com kembali membuka Polling Pilkada untuk Calon Walikota dan Wakil Walikota Solok Provinsi Sumatera Barat untuk Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Polling ini diselenggarakan sampai tanggal 30 September 2020.

 

Ini merupakan Polling tahap I yang diselenggarakan oleh portal berita Beritanda1.com, dengan menghadirkan pasangan bakal Calon yang diperkirakan akan bersaing memperebutkan kursi Walikota dan Wakil Walikota Solok pada periode mendatang .

Bakal pasangan calon Walikota Solok Yutris Can-Irman Yefri Adang merupakan duet politisi yang sebelumnya aktif sebagai legislator di DPRD Kota Solok. Pengalaman Tiga Periode  memimpin DPRD Kota Solok menjadi modal kuat bagi Yutris Can (Boris), untuk melangkah ke jalur Eksekutif dengan menggandeng koleganya Irman Yefri Adang yang juga mantan wakil ketua DPRD Kota Solok.

Irman Yefri Adang merupakan politisi PAN yang duduk dua periode di DPRD Kota Solok. Meski tak mendapat restu dari partainya sendiri, namun komitmen yang telah terbangun bersama Yutris Can dan barisan relawan militan, membuat pasangan ini akhirnya mendapat tiket dari Partai Golkar dan Partai Demokrat.

Bakal pasangan calon kedua adalah Petahana atau Walikota Solok  Incumben Zul Elfian. Zul Elfian merupakan Birokrat yang sarat pengalaman di birokrasi. Sebelum melangkah ke jalur politik praktis, pria yang biasa disapa Buya ini merupakan ASN yang pernah mengisi sejumlah jabatan strategis di Kota Solok.

Sempat digadang-gadang maju di sebagai kandidat Bupati Solok, Zul Elfian akhirnya memilih mengikuti perintah partai untuk kembali melanjutkan amanah memimpin Kota Solok dengan menggandeng politisi muda Partai Golkar Ramadhani Kirana Putra. Bagi Ramadhani, pilihan untuk melepaskan kursi nyaman sebagai anggota DPRD Kota Solok tentu bukan perkara mudah.

Muda, Energik dengan Pengalaman memimpin sejumlah organisasi tentunya menjadi catatan tersendiri bagi Zul Elfian untuk menggandeng Ramadhani . Duet Birokrat dan politisi muda ini diusung oleh Partai Nasdem, PAN dan PKS.

BACA JUGA:  Perantau Pangkalan Siap Habis-habisan Untuk Darman Sahladi-Maskar

Bakal pasangan calon ketiga adalah duet birokrat Ismael Koto dan Edi Candra. Ismael Koto merupakan mantan birokrat yang juga sarat pengalaman. Kegagalan pada pemilihan Walikota Solok 2015 silam tentunya menjadi pengalaman berharga pagi Ismael Koto untuk memenangi kontestasi Pilkada 2020 ini.

Pada Pilwako 2020 ini, Ismael Koto menggandeng birokrat Kota Solok Edi Candra. Pengalaman dijalur birokrasi dengan sejumlah jabatan di beberapa Dinas di Kota Solok, menjadi modal bagi Edi Candra untuk mendampingi Ismael Koto menjalankan amanah masyarakat kota Solok nantinya. Pasangan ini diusung oleh Partai Hanura dan PBB.

Kemudian pasangan terakhir adalah Reinier dan Andri Maran. Reinier merupakan Wakil Walikota Solok saat ini mendampingi Zul Elfian. Pengalaman terlibat langsung memimpin tata kelola pemerintahan Kota Solok selama ini, menjadi modal dasar bagi mantan pengusaha jasa konstruksi ini untuk naik peringkat menjadi orang nomor satu di Kota Solok dengan menggandeng Andri Maran.

Andri Maran atau biasa disapa Erik ini merupakan pengusaha muda Kota Solok yang sukses dibidang penyedia bibit jagung hybrida. Pengalaman membangun relasi bisnis, diharapkan menjadi modal besar bagi Andri Maran untuk membangun Kota Solok menjadi kota perdangan. Pasangan ini diusung oleh Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKPI dan PPP.

Untuk  memberikan pilihan,  Silahkan anda klik, TANDA BULAT  di awal nama pasangan di bawah ini sesuai pilihan anda. Namun perlu kami ingatkan Polling ini tidak bisa di share melalui facebook secara langsung, demi pengamanan hasil Polling.

POLLING: Siapakah Walikota dan Wakil Walikota Solok Pilihan Anda?
BACA JUGA:  Pilkada Pessel, Hendrajoni Inginkan Pendamping dari Kalangan Agamais

Dan kami ingatkan juga, apabila anda melakukan VOTE melalui VPN dan jika terlacak oleh mesin pencari kami, maka jumlah pasangan yang anda VOTE melalui cara tidak benar itu akan berkurang secara otomatis !!.

INGAT!

Polling ini bukan ajang untuk kompetisi atau untuk menciptakan opini, karena hasil Polling tidak akan menjamin kandidat anda jadi pemenang dalam Pilkada. Apalagi masyarakat tidak akan percaya sepenuhnya dengan hasil Polling.

Namun, manfaatkanlah Polling ini untuk mengukur seberapa besar tingkat kesukaan masyarakat terhadap kandidat yang anda dukung. Ajak masyarakat pendukung kandidat anda untuk melakukan VOTE, untuk anda jadikan bahan evaluasi seberapa besar dukungan calon pemilih terhadap kandidat anda.

PERCUMA

Seandainya Polling ini di VOTE oleh orang yang berada di luar daerah pemilihan, maka sangat merugikan bagi kandidat, karena sang kandidat mendapatkan dukungan semu dari bukan orang yang akan memilihnya, apalagi melakukan VOTE dengan cara-cara curang misalnya menggunakan VPN, dan lain sebagainya, jelas tidak ada manfaatnya bagi kandidat calon Kepala Daerah.

Polling ini kami selenggarakan, untuk dijadikan bahan evaluasi oleh Tim Pemenangan dan kandidat, sekaligus sebagai salah satu survey dengan cara terbuka.

Pada tanggal 30 Sepetember 2020 Polling ini otomatis akan berhenti, hasilnya nanti kami screenshot dan kami buat dalam bentuk artikel

CATATAN:

Apabila Terjadi VOTE berulang-ulang dengan IP yang sama dengan cara menghapus cache sebelumnya, atau melakukan VOTE dengan menggunakan VPN kami nilai anda telah membuat kecurangan di Polling ini, secara OTOMATIS dalam 24 jam Logs dan VOTE anda terhapus, artinya VOTE anda akan hilang. Hal ini kami terapkan agar Polling ini bisa kita manfaatkan secara benar.

BACA JUGA:  Sepris Yonaldi, Tokoh Muda Potensial Dari Selatan Siap Menuju Arosuka

Apabila jumlah VOTE berkurang dalam waktu 24 Jam maka mesin pencari kami untuk membersihkan kecurangan di Polling ini sudah berjalan.

 

Facebook Comments

loading...