Beranda Pendidikan PMI Kota Bukittinggi Bantu Pelajar Korban Banjir Kota Solok

PMI Kota Bukittinggi Bantu Pelajar Korban Banjir Kota Solok

PMI Kota Solok
Penyerahan bantuan dari PMI Kota Bukittinggi oleh Sekretaris PMI Kota Solok Ronny D Daniel untuk pelajar korban banjir di daerah itu

Beritanda1–Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi membagikan 451 paket bantuan school kit (peralatan sekolah) untuk warga korban banjir di Kota Solok. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui PMI Kota Solok di SMP 4 Sinapa Piliang dan SD 18 Sinapa Piliang, Senin (1 Februari 2021).

Terkait itu, sekretaris PMI Kota Solok Ronny D Daniel menyampaikan ucapan terima kasih kepada PMI Kota Bukittinggi yang telah peduli kepada korban terdampak banjir di Kota Solok.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait, guna melakukan assessment di beberapa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)  di daerah itu, untuk mengetahui sekolah mana saja yang siswanya paling membutuhkan peralatan sekolah tersebut.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh kepala sekolah dan guru serta pelajar yang terdampak banjir. Rombongan sempat berbincang dengan pelajar tentang banjir yang melanda dan kondisi buku-buku dan peralatan yang terendam.

“Kami akan segera membagikan paket school kit lainnya setelah mendapatkan data pelajar yang terdampak banjir. Semoga ini menjadi ibadah bagi kita semua,”ucap Ronny.

Pmi Kota Solok

Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Solok Efriyon Coneng, yang ikut menunggu rombongan PMI Kota Bukittinggi menyampaikan rasa syukur, karena dalam pandemi ini masih diberi waktu untuk bisa berbagi.  Ia mengapresiasi PMI Bukittinggi yang telah membantu kebutuhan pendidikan anak – anak korban banjir yang melanda Solok beberapa waktu lalu.

Politisi PAN ini menambahkan setelah Kota Solok dilanda bencana banjir, beberapa sarana belajar mengajar mengalami kerusakan. Di antaranya Buku, tas dan alat tulis siswa. Sebagian besar peralatan belajar tidak bisa digunakan baik di sekolah maupun di rumah pelajar itu sendiri.

“Lantaran itu, diperlukan bantuan alat tulis dan peralatan sekolah (School kit) yang memadai, sehingga dapat membantu siswa dalam mewujudkan efektifitas proses belajar di sekolah,”kata Efriyon Coneng

BACA JUGA:  Warga Kotobaru Solok Dikagetkan dengan Penemuan Mayat di Pondok Kebun Kelapa

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bukittinggi H. Chairunnas mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan sumbangan dari pelajar se-Kota Bukittinggi. Satu paket school kit terdiri dari satu buah tas sekolah, 10 buah buku tulis, enam buah pensil, enam buah pena, satu buah mistar, satu buah peraut pensil dan satu buah penghapus.

Ia menilai, selama ini jika terjadi bencana, posisi pendidikan terabaikan. Karena untuk bantuan sandang dan pangan sudah ada yang memberikan bantuan dan biasanya yang tertinggal dalam bantuan korban bencana adalah pendidikan.

PMI Kota Bukittinggi kata dia, selalu peduli terhadap pendidikan. Karena menurutnya, membantu pelajar akan berdampak 20 atau 30 tahun kedepan. “Mereka adalah calon pemimpin di masa depan. Dengan adanya bantuan ini,  tidak ada pendidikan siswa yang terlantar karena bencana, ini yang kita harapkan,” ucap Chairunnas.

Reporter: Wahyu Haryadi

Artikel sebelumyaLantik 67 Pejabat, Sekda Payakumbuh: Mari Lebih Produktif Dan Inovatif Untuk Kepentingan Masyarakat
Artikel berikutnyaMusrenbang Kelurahan Tanah Garam Kota Solok Prioritaskan Pemulihan Ekonomi