Beranda Daerah Plt Ketua DPD PAN Pessel Dipolisikan Mantan Anggota DPRD

Plt Ketua DPD PAN Pessel Dipolisikan Mantan Anggota DPRD

Plt Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pessel Yul Afnedi Chaniago, (internet)

PAINAN – Kabar tidak enak berhembus ditubuh partai berlambang Matahari terbit Kabupaten Pesisir Selatan, menyusul dilaporkannya ke Polisi Pelaksana tugas (Pltl Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) setempat, Yul Afnedi Chaniago.

Plt Ketua DPD PAN Kab. Pessel itu dilaporkan oleh mantan Anggota Fraksi PAN DPRD Pessel Defri Joni pada Agustus lalu, atas dugaan penipuan dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) jabatan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Rasmil Murtada kepada Defri Joni.

Dari informasi yang diperoleh, Defri Joni kala itu dijanjikan Yul Afnedi Chaniago menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pessel untuk menggantikan posisi Rasmil Murtada yang sudah lama sakit-sakitan. Terkait hal itu, Defri Joni diminta membayar sejumlah uang untuk biaya pengurusan ke DPW PAN di Padang dan DPP PAN di Jakarta.

Dari pengakuan Defri Joni, dirinya sudah menyetorkan sejumlah uang kepada Yul Afnedi. Namun sampai berakhir masa jabatannya sebagai anggota DPRD periode 2014-2019,  janji tersebut tak pernah ditepati. Sedangkan untuk periode berikutnya,  Defri Joni tidak terpilih lagi sebagai anggota DPRD Pessel.

Menanggapi pengaduan tersebut, Ketua DPD PAN Pesisir Selatan Yul Afnedi yang dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui kalau dirinya dipolisikan oleh seorang mantan anggota DPRD Pessel Defri Joni.”Terima kasih informasinya. Tetapi saya belum tahu soal itu,” ucapnya menjawab wartawan melalui telepon selulernya, Sabtu (31/8).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pessel AKP Allan Budi Kusuma membenarkan informasi tersebut. Pelaporan itu terkait dugaan kasus penipuan. Saat ini pihaknya sedang melakukan proses pemeriksaan terhadap pelapor dan sejumlah saksi. “Jika dalam proses pemeriksaan saksi kami menemukan sejumlah fakta perbuatan kejahatan, tentu bakal kami lanjutkan dengan proses pemanggilan terlapor untuk didengarkan keterangannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Irup Peringatan Hari Pahlawan, H. Amrizal Dt Rajo Medan: Bangkitkan Semangat Inovasi Untuk Menjadi Pahlawan Masa Kini

Namun, ia belum bisa memastikan apakah Ketua DPD PAN Pesisir Selatan Yul Afnedi Chaniago bakal tersandung kasus penipuan seperti yang dilaporkan mantan Anggota DPRD Pessel Defri Joni. “Bisa juga arahnya ke tindak pidana suap Pasal 209 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Sipemberi dan sipenerima sama-sama bisa dijerat pidana. Jadi, kita tunggu saja prosesnya,” paparnya.

Reporter : Okis Rockin

Editor     : Malin Marajo