Beranda Daerah Pilkada Usai, Nofi Candra Kumpulkan Tim Relawan Solok Baru, Ada Apa?

Pilkada Usai, Nofi Candra Kumpulkan Tim Relawan Solok Baru, Ada Apa?

Nofi Candra
Nofi Candra memberikan sambutan di hadapan pendukung dalam pertemuan silaturrahmi di kediaman Cawabup Yulfadri Nurdin di Simpang Rumbio Kota Solok, Minggu (28 Maret 2021)

Beritanda1—Kandidat Bupati Solok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Nofi Candra mengungkapkan, meski pilkada telah usai dengan terbitnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI, namun semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Solok sejatinya tidak pernah luntur.

Hal itu diungkapkan Nofi Candra, saat menggelar pertemuan silaturrahmi dengan tim pemenangan, relawan dan simpatisan di kediaman pribadi wakil Bupati Solok periode 2015-2020 di simpang Rumbio Kota Solok, Minggu (28 Maret 2020).

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut pengusaha muda Minang sekaligus ketua ikatan perantau Nagari Muara Panas Rivo Dharma Saputra, Yulfadri Nurdin, ketua MPC Pemuda Pancasila kabupaten Solok Lamud Wijaya bersama pengurus dan para koordinator tim relawan nagari dan kecamatan se Kabaupaten Solok.

Pertemuan tersebut rencananya hanya akan dihadiri oleh perwakilan tim nagari dan kecamatan saja karena memperhatikan protokol Covid-19, namun peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut  tetap tak terbendung.

Tak terlihat kerisauan di wajah paslon yang diusung Partai Nasdem dan PPP ini meski gugatannya ditolak oleh MK. Keduanya bercerita lepas dan kadang tertawa lepas untuk memancing tawa para relawan sehingga tak terlihat sekat antara pendukung dan kandidat.

“Meski secara hukum, MK telah menetapkan bahwa kita belum diberi amanah untuk memimpin Kabupaten Solok, namun hari ini saya justru merasa menang. Karena semangat keluarga besar relawan Solok Baru yang masih solid,” ucap Nofi Candra.

Nofi Candra

Nofi menegaskan, walaupun proses politik pilkada telah usai, namun persaudaraan yang terjalin di antara relawan dan simpatisan pemenangan Solok Baru akan terus terjalin sepanjang masa.

“Pilkada boleh telah usai, namun persaudaraan ini akan terus kita rawat dan kita jaga sepanjang masa,” disambut teriakan setuju oleh undangan yang hadir.

BACA JUGA:  Gebyar Vaksinasi Payakumbuh Dimulai, Ini Harapan Walikota Riza Falepi

Senator DPD RI periode 2014-2019 ini juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan, relawan, simpatisan dan masyarakat Kabupaten Solok yang telah memberikan dukungan baik moril, tenaga dan materil selama proses pilkada berlangsung.

“Kami atas nama kandidat juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tim dan relawan, karena belum bisa memenuhi harapan kita semua. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadan akan menghampiri kita, saya ingin kita semua saling memaafkan,”ucapnya.

Nofi Candra

Ke depan, kata Nofi Candra, ia meminta kepada seluruh tim Solok Baru untuk ikut mensukseskan pembangunan di Kabupaten Solok di masa mendatang.

“Kita do’akan bapak Epyardi Asda dan bapak Jon Firman Pandu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin daerah ini,” ujar Nofi.

Senada dengan itu, Yulfadri Nurdin turut menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang telah berjuang tak kenal lelah dalam proses pemenangan. Namun kata dia, Allah SWT belum mentakdirkan paslon Nofi Candra-Yulfadri sebagai pemimpin di Kabupaten Solok.

“Semuanya tak lepas dari izin Allah. Hari ini, Allah belum mengizinkan, sehingga kita belum diberi amanah dalam memimpin Kabupaten Solok. Kita harus berlapang dada dengan keputusan ini, karena tak ada yang perlu disalahkan,” kata Yulfadri.

Terhadap itu, perwakilan tim relawan Solok Baru Patris Can menaruh harapan, agar Nofi Candra dan Yulfadri tetap maju pada Pilkada tahun 2024 mendatang. Mantan anggota DPRD Kabupaten Solok ini bahkan mengaku takjub dengan keterbukaan paslon NC-Yul yang kembali mengumpulkan tim relawan usai pilkada.

Nofi Candra

“Kalau menang, tak perlu dikumpulkan karena pasti akan berkumpul dengan sendirinya. Namun ketika dikumpulkan setelah diputuskan tidak menang, ini yang jarang terjadi. Kami salut dengan hal ini,” kata Patris Can.

BACA JUGA:  Kolaborasi LKKS Sumbar dan Indojalito, 200 Anak di 5 Kabupaten/Kota Akan Dikhitan

Selepas ramah tamah, pertemuan ditutup dengan makan bersama dan pembagian sajadah untuk para relawan dan simpatisan. Sajadah itu merupakan bagian dari program memakmurkan mesjid dan berbagi sejuta sajadah yang digagas pengusaha muda Minang Rivo Dharma Saputra.

“Semoga apa yang kami sumbangkan ini bisa bermanfaat untuk ummat dalam upaya memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing,” kata Rivo.

Reporter: Malin Marajo