Perhatikan Kesejahteraan, Pemkab Pessel  Rencanakan Peningkatan Honor Tenaga Kesehatan

Bupati Hendrajoni didampingi Anggota DPRD Pessel Novermal Yuska, saat diwawancarai wartawan usai peresmian gedung rawat jalan Puskesmas Balai Selasa, Kecamatan Ranah Pesisir.
Bupati Hendrajoni didampingi Anggota DPRD Pessel Novermal Yuska, saat diwawancarai wartawan usai peresmian gedung rawat jalan Puskesmas Balai Selasa, Kecamatan Ranah Pesisir.

PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berencana mengalokasikan honor untuk tenaga kesehatan yang berstatus pegawai sukarela sedikitnya Rp 5 miliar setiap tahunnya. Namun estimasi tersebut akan dikaji  lagi untuk memastikan berapa besarannya.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni selepas meresmikan gedung rawat jalan Puskesmas Balaiselasa di Kecamatan Ranah Pesisir, Jumat (6/3) menyebutkan, sejauh ini honor yang didapat pegawai sukarela pada masing-masing puskesmas memang cukup memprihatinkan. Sehingga sudah saatnya pemerintah daerah memberikan solusi.

“Malah diantara pegawai sukarela ada yang mengaku tidak digaji, ada yang hanya Rp 50 ribu per bulan. Tentu ini sangat tidak wajar,” Katanya.

Mewujudkan hal itu, dirinya mengaku telah menginstruksikan pejabat terkait untuk segera merumuskan berapa besaran yang bakal dianggarkan nantinya. Bahkan kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) dan Dinas Kesehatan setempat diminta segera membahasnya.

“Nanti hasil rapat bakal kami sampaikan ke DPRD untuk selanjutnya dilakukan pembahasan dan berapa pula anggaran yang dialokasikan,” tuturnya.

Dari 20 puskesmas yang tersebar di daerah setempat, terdapat sekitar 800 tenaga kesehatan yang berstatus pegawai sukarela. Sampai sekarang mereka tetap memberikan kontribusi yang baik terhadap pelayanan.

“Namun, kembali saya tegaskan pelayanan tetap yang nomor satu. Jangan uang diutamakan. Selalu berikan senyum, sapa, salam, terhadap masyarakat yang ingin berobat,” ujarnya.

Terkait itu,  anggota DPRD Pesisir Selatan, Novermal Yuska yang hadir pada kesempatan, menyambut baik rencana yang disampaikan bupati Hendrajoni . Menurutnya, hal itu sebagai wujud memanusiakan manusia.

“Ini kebijakan yang sangat manusiawi. Saya sebagai anggota DPRD sangat mengapresiasi dan mendukung penuh. Sebab orang bekerja sudah searusnya mendapat imbalan yang wajar,” balasnya.

Reporter: Okis Rockin

 

Facebook Comments

BACA JUGA:  IKRAM KGG Berbagi 1000 Takjil Untuk Masyarakat
loading...