Perbaikan Jaringan Irigasi, Sudah Rp 36 Miliar Anggaran Pusat Digelontorkan ke Pesisir Selatan

184
Sungai Sirah
Bupati Hendrajoni bersama rombongan saat meninjau jaringan irigasi Sungai Sirah, Nagari Pondok Parian Lunang, Kecamatan Lunang, di sela-sela kegiatan peletakan batu pertama rehabilitasi jaringan irigasi di daerah setempat.

Beritanda1 – Sekurangnya sekitar  Rp 36 miliar anggaran pemerintah pusat yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) telah digelontorkan  untuk perbaikan sembilan daerah irigasi (DI) di Pesisir Selatan.

 

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menyebutkan, perbaikan sejumlah infrastruktur pertanian itu  tersebar pada sejumlah titik di daerah aliran sungai di Kabupaten Pesisir Selatan.

“ Termasuk jaringan irigasi Sungai Sirah, Nagari Pondok Parian Lunang, Kecamatan Lunang,” ujar Bupati Hendrajoni  usai peletakan batu pertama rehabilitasi jaringan irigasi di Sungai Sirah, Selasa (28 Juli 2020).

Dikatakan, lebih kurang 35 tahun daerah irigasi (DI) Sungai Sirah, Kecamatan Lunang, belum tersentuh upaya perbaikan. Sehingga petani menjadi kesulitan mendapat pasokan air jika hendak turun ke sawah.

“Tahun ini, rehabilitasi irigasi Sungai Sirah dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar yang bersumber dari DAK pusat selama 150 hari kalender,” bebernya.

Irigasi
Bupati Hendrajoni bersama rombongan melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi jaringan irigasi Sungai Sirah, Nagari Pondok Parian Lunang, Kecamatan Lunang.

Terhadap itu, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal mengatakan, sepanjang 10 kilometer jaringan Irigasi Sungai Sirah, Nagari Pondok Parian, Kecamatan Lunang, bakal direhabilitasi tahun ini dengan DAK pusat sebesar Rp 4,2 miliar.

“Dari 10 kilometer panjang jaringan irigasi tersebut, 50 persen kondisi fisiknya permanen, namun sebagian lagi sudah banyak yang rusak dan jebol. Mudah-mudahan tahun ini tuntas dikerjakan tanpa ada kendala sedikitpun,” tuturnya.

Ia menyebutkan, dengan berfungsinya jaringan Irigasi Sungai Sirah, maka mampu mengairi 196.45 hektare areal persawahan masyarakat setempat, sehingga petani bisa turun ke sawah sepanjang tahunnya tanpa lagi menunggu masuknya musim penghujan.

“Jika perlu petani bisa turun ke sawah Tiga kali dalam setahun. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat setempat,” ucapnya.

BACA JUGA:  Dinsos Pessel Serahkan Bantuan Sembako Untuk Korban Longsor di Bayang
Pwerbaikan
Bupati Hendrajoni bersama rombongan melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi jaringan irigasi Sungai Sirah, Nagari Pondok Parian Lunang, Kecamatan Lunang.

Sementara itu, Rahmat Sutiyo tokoh masyarakat sekaligus Ketua KAN setempat mengatakan, selaku Ninik Mamak penghulu suku, pihaknya mengucapkan terimakasih banyak kepada Bupati Hendrajoni melalui dinas terkait yang telah merespon cepat keluhan masyarakat selama ini.

“Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih banyak Pak Bupati. Semoga pembangunan seperti ini tetap berkelanjutan di Kecamatan Lunang,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat dan anak kemenakan turut andil mendukung program pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan agar kedepan terjadi pemerataan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Jika pengerjaan ini sudah dimulai. Saya atas nama Ninik Mamak berharap dengan sangat mari sama-sama menjaga dan merawatnya. Jangan sampai ada kendala sedikitpun apalagi terkait lahan. Pada prinsipnya, jika orang sudah berbuat baik pada kita, tentu kita wajib pula untuk menjaganya,” ujarnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...