Beranda Agama Penista Agama Islam Jozeph Paul Zhang Kini Diburu Polri

Penista Agama Islam Jozeph Paul Zhang Kini Diburu Polri

Jozeph Paul Zhang
Jozeph Paul Zhang

Beritanda1–Bareskrim Polri terus memburu penista agama Islam dan mengaku sebagai nabi ke-26 bernama Jozeph Paul Zhang, setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Benar (jadi tersangka),” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Selasa (20 April 2021).

Rusdi menuturkan, Jozeph dijerat tindak pidana ujaran kebencian (Pasal 28 ayat 2 UU ITE) dan penodaan agama (Pasal 156a KUHP). Saat ini Polri tengah menyusun daftar DPO Jozeph yang berada di luar negeri.

“Dikenakan ujaran kebencian dan penodaan agama,” ujar Rusdi.

Rusdi menyebut, daftar DPO Jozeph akan diserahkan ke Interpol. Setelah itu Interpol akan membuat red notice.

“Ini akan diserahkan ke Interpol,” ucapnya.

Sebagaimana dilansir Detikcom, sebelumnya, pria keturunan bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Husin Shahab, Sabtu (17 April 2021). Laporan itu teregister LP/B/0253/IV/2021/BARESKRIM tertanggal 17 April 2021.

Jozeph Paul Zhang juga tercatat meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong tanggal 11 Januari 2018 dengan paspor yang diterbitkan Imigrasi Semarang dengan masa berlaku hingga 19 Maret 2022. Sementara itu, pelapor Jozeph, Husin Shahab, mengklaim mendapat informasi bahwa Jozeph berada di Jerman.

Atas alasan itu, Bareskrim Polri bekerja sama dengan kepolisian luar negeri dan membuat daftar pencarian orang (DPO) terhadap Jozeph Paul Zhang.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menjelaskan, penyidik Bareskrim bisa menindak dengan membuat laporan temuan terkait dengan konten intoleran tersebut. Menurut Agus, konten intoleran yang menimbulkan konflik sosial dan keresahan masyarakat bisa merusak persatuan dan kesatuan.

“Kalau yang seperti itu kan bisa dibuat laporan temuan penyidik atas konten intoleran, menimbulkan konflik sosial dan keresahan masyarakat, merusak persatuan dan kesatuan, sesuai dengan SE Kapolri kan ditindak tegas,” kata Agus.

BACA JUGA:  Kasus Perusakan Lingkungan Mandeh JPU Yeni Puspita: Keterangan Ahli Kuatkan Dakwaan Jaksa
Artikel sebelumyaKominfo: Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang Tak Dapat Ditoleransi
Artikel berikutnyaBPOM RI Ke Lima Puluh Kota, Bupati Minta Pendampingan Izin Sertifikasi UMKM