Pengurus LKAAM Pessel Periode 2019-2024 Dikukuhkan

Pengukuhan
Ketua LKAAM Sumatera Barat, Dr. M.Sayuti Dt.Rajo Penghulu, serahkan sebuah buka kepada Bupati Hendrajoni memandai pengukuhan pengurus LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan, periode 2019-2024, di gedung Painan Convention Center (PCC), Kamis (16 Juli 2020).

Beritanda1 – Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Dr. M.Sayuti Dt.Rajo Penghulu, mengukuhkan pengurus LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan, periode 2019-2024, di gedung Painan Convention Center (PCC), Kamis (16 Juli 2020).

 

Pengurus LKAAM yang dikukuhkan yakni, Ketua umum Drs Syafrizal, Dt. Nan Batuah, Sekretaris umum Syafri Herpindo, Dt.Gamuak, Wakil ketua, Wakil sekretaris, bendahara serta sejumlah bidang.

Prosesi saat itu diawali dengan pembacaan janji setia yang dipandu oleh Ketua LKAAM Sumbar, Dr. M.Sayuti Dt.Rajo Penghulu, dilanjutkan dengan pembacaan Pati Ambalau, serta peresmian kepengurusan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Dt. Bando Basau.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua PWI Sumatera Barat, Heranof Firdaus, Ketua LKAAM kecamatan se Kabupaten Pesisir Selatan, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) se Kabupaten Pesisir Selatan, OPD, Forkopimda, tokoh adat dan sejumlah masyarakat.

Bupati Hendrajoni dalam sambutannya, mengajak seluruh Ninikmamak di daerah itu, turut serta mensukseskan laju pembangunan di Pesisir Selatan.

“Sebab, Ninikmamak merupakan mitra pemerintah dalam kemajuan suatu daerah. Marilah kita sama-sama bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Pesisir Selatan agar lebih baik dan maju lagi kedepannya,” ujar Bupati.

LKAAM
Ketua LKAAM Sumatera Barat, Dr. M.Sayuti Dt.Rajo Penghulu, saat mengukuhkan pengurus LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan, periode 2019-2024, di gedung Painan Convention Center (PCC), Kamis (16 Juli 2020)

Peran Ninikmamak, kata Bupati, sangat dibutuhkan dalam suatu daerah, terutama dalam mengatasi konflik pembebasan lahan untuk lokasi pembangunan.

“Selain itu, kami minta Ninikmamak yang tergabung dalam LKAAM ikut andil menyelesaikan permasalahan dualisme kepemimpinan KAN atau kepengurusan LKAAM di tingkat kecamatan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua LKAAM Pesisir Selatan, Syafrizal Dt. Nan Batuah, mengajak segenap pengurus yang baru saja dilantik agar melaksanakan janji setia yang telah diucapkan.

“Ada beberapa program kerja yang bakal dilakukan dalam waktu dekat ini. Diantaranya, rapat kerja untuk menyusun rencana kerja jangka pendek, menengah dan panjang, kemudian rekonsolidasi pengurus LKAAM kecamatan dan KAN nagari,” katanya.

BACA JUGA:  Hendrajoni Intruksikan Camat Sosialisasi Pencegahan Corona Hingga ke Pelosok

Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat, Dr. M.Sayuti Dt. Rajo Penghulu, pada kesempatan itu menyebutkan, hingga kini pihaknya tengah menandatangani Delapan kasus adat. Dari delapan kasus itu, Tiga diantaranya terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Persoalan ini berkaitan dengan kepengurusan ganda yang dipicu oleh masa kepengurusan yang terlalu lama. Kemudian pengurus lama ini tidak melaksanakan rapat, bahkan jabatan ketua pun tidak dipegang oleh ninikmamak,” ucapnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...