Pengedar Narkoba Ditangkap di Maninjau, Polres Agam Amankan Sabu dan Ekstasi Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan saat memberikan keterangan di Mako Polres Agam, Selasa (7/1)

AGAM — Kepolisian Resor Agam berhasil menangkap pengedar narkoba di Kelok satu, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Pengungkapan kasus dengan barang bukti ekstasi dan sabu bernilai Ratusan Juta Rupiah  tersebut merupakan yang terbesar dari kasus yang pernah ada di wilayah Hukum Polres Agam.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan, didampingi Kasat, Narkoba AKP Elvis Susilo, beserta jajaran, Selasa (7/1) mengatakan, pengungkapan kasus narkoba kali ini berawal dari informasi masyarakat. Tersangka adalah Budi warga Jorong Pabatungan desa Lawang, Kecamatan Matur.

Pelaku  bahkan baru empat bulan tinggal di kampung sebelumnya berdomisili di rantau Pekanbaru. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan, 100 butir Ekstasiatau sekitar 31 gram, dan 185,51 gram sabu.

” Budi merupakan target operasi.  Dari pengakuannya, Dia (tersangka) sudah empat bulan di kampung serta terlibat dalam usaha peredaran barang haram tersebut,” jelasnya.

Menurut Kapolres, sabu yang diamankan jika diuangkan lebih kurang Rp160 juta, sementara ekstasi Rp20 juta. ” Tersangka ditangkap pada 3 Juli kemarin, sekitar pukul 12.30 WIB, barang yang dinamakan dari tersangka untuk diedarkan di  wilayah Agam, dan Pasaman,” katanya.

Secara keseluruhan polisi mengamankan barang bukti, berupa dua paket besar diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik warna bening. Seratus butir diduga narkotika jenis pil Ekstasi warna orange dibungkus plastik warna bening.

Kemudian, satu  buah kotak dilakban warna hitam, satu buah tas warna hijau army kombinasi biru les merah dan satu unit sepeda motor Honda Revo warna Hitam No.Pol BM 5181 UB.

” Tersangka diamankan saat menggunakan sepeda motor, dalam perjalanan pulang mengambil barang dari Pekanbaru, setelah dicegat kemudian dilakukan penggeledahan, yang bersangkutan tidak bisa mengelak karena ditemukan barang bukti,” jelasnya.

BACA JUGA:  Maju Pilkada 2020, Nofi Candra -Yulfadri Nurdin Bawa 6 Prioritas Pembangunan untuk Kabupaten Solok

Editor: MALIN MARAJO

Sumber: Haluan.com

Facebook Comments

loading...