Pendaftaran Langsung Ditutup, Jumlah Pendaftar Capim KPK Mencapai 348 Orang

Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih (KOMPAS.com)

JAKARTA – Jabatan pimpinan KPK ternyata cukup menarik untuk diperebutkan. Faktanya, sampai masa pendaftaran Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) ditutup oleh Panitia Seleksi ( Pansel)  via jalur mendaftar langsung ke Gedung Sekretariat Negara,  pukul 16.00 WIB, jumlah pelamar sudah mencapai 348 orang.

Ketua Pansel Yenti Garnasih  memastikan, sampai  pukul 16.00, pihaknya telah menerima 348 pendaftar. ” Kita  tutup pendaftaran dokumen fisik pukul 16.00. Sampai saat ini, sambil menunggu e-mail yang jam 24.00 nanti malam, jumlah pendaftar sudah 348 orang dan kami putuskan tidak diperpanjang,” ulas Ketua Pansel Yenti Garnasih dalam konferensi pers di Gedung Setneg, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

Senada, anggota pansel Harkristuti Harkrisnowo menyebutkan dari 348 pendaftar tersebut, ada 13 orang dari KPK. Sebanyak 13 pendaftar tersebut terdiri dari 3 pimpinan dan 10 pegawai KPK. “Banyak, komisioner ada tiga orang. Total dari KPK ada 13 orang,” kata Harkristuti seperti dilansir Kompas.

Selain dari KPK, ulasnya, ada 9 orang calon pimpinan dari Polri. Capim dari Polri itu ada yang masih aktif, ada juga yang sudah pensiun. “Nah ini yang belum hitung yang pensiun berapa. Pokoknya dari Polri yang masih aktif ada sembilan,” ucap dia.

Pelamar capim KPK lainnya ada dari jaksa 5 orang, 8 hakim, 53 advokat, kemudian dosen, wakil bupati, pegawai negeri sipil, dan oditur. Namun demikian, Yenti tidak menjabarkan detail 348 pendaftar tersebut karena masih direkap. Jumlah ini belum termasuk capim yang mendaftar secara online.

Ia juga menegaskan, tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran capim KPK. Pendaftaran via online pun masih bisa dilakukan  hingga Kamis, pukul 24.00 WIB. Pendaftaran tidak diperpanjang lantaran pendafar banyak yang melamar dibandingkan 2015.

BACA JUGA:  Komitmen Berantas Ilegal Logging, Polres Pessel Amankan Puluhan Batang Kayu Tak Bertuan

Sumber            : Kompas

Editor              : Melatisan

Facebook Comments

loading...