Penangkapan Berlangsung Dramatis, Dua Pengedar Bersama 57 Paket Ganja Kering Digagalkan Petugas Polres Pasaman

87
LUBUK SIKAPING - Sedikitnya 57 paket besar atau setara 61 Kg narkoba jenis ganja kering siap edar diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman. Beraama barang bukti, Polres Pasamab juga menangkap dua tersangka yang diduga akannmengedarkan barang haram itu, Minggu (9/02) Penangkapan terhadap tersangka berikut 57 Paket besar ganja kering ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB subuh di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya Kampung Lubuk Aro Jorong VI Nagari Persiapan Padang Mantinggi Utara Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman.
Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya menperlihatkan barang bukti sebanyak 57 paket setara 61 Kg Ganja ketika Konfrensi Pers, Kanis (13/2).

LUBUK SIKAPING – Sedikitnya 57 paket besar atau setara 61 Kg narkoba jenis ganja kering siap edar diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman. Beraama barang bukti, Polres Pasamab juga menangkap dua tersangka yang diduga akannmengedarkan barang haram itu, Minggu (9/02)

Penangkapan terhadap tersangka berikut 57 Paket besar ganja kering ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB subuh di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya Kampung Lubuk Aro Jorong VI Nagari Persiapan Padang Mantinggi Utara Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman.

” Besama barang bukti, kita juga menangkap dua tersangka, masing-masing YAP (25) warga Lubuk Minturun RT 002 RW 001 Kecamatan Koto Tangah Kota Padang dan RJ (24), warga Simpang Mudik Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan Kayu Tanam Kab.Padang Pariaman,” kata Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya ketika melakukan Konferensi Pers di Aula Mapolres Pasaman, Kamis (13/02).

LUBUK SIKAPING - Sedikitnya 57 paket besar atau setara 61 Kg narkoba jenis ganja kering siap edar diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman. Beraama barang bukti, Polres Pasamab juga menangkap dua tersangka yang diduga akannmengedarkan barang haram itu, Minggu (9/02) Penangkapan terhadap tersangka berikut 57 Paket besar ganja kering ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB subuh di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya Kampung Lubuk Aro Jorong VI Nagari Persiapan Padang Mantinggi Utara Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. " Besama barang bukti, kita juga menangkap dua tersangka, masing-masing YAP (25) warga Lubuk Minturun RT 002 RW 001 Kecamatan Koto Tangah Kota Padang dan RJ (24), warga Simpang Mudik Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan Kayu Tanam Kab.Padang Pariaman," kata Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya ketika melakukan Konferensi Pers di Aula Mapolres Pasaman, Kamis (13/02). Didampingi Waka Polres Kompol Ahmad Yani dan Kasat Narkoba Iptu Syafri Munir Kapolres Pasaman menjelaskan, penangkapan pelaku berlangsung curuk dramatis. Berawal adanya informasi yang diperoleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba soal penjemputan ganja dari daerah Sumatera Utara yang akan dibawa ke daerah Sumatera Barat melalui wilayah hukum Polres Pasaman. Mendapat khabar itu, Tim Opsnal Satres Narkoba melakukan pengintaian sepanjang Minggu (9/02). Sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, Tim Opsnal melihat dua unit mobil jenis Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BM 1657 NY dan satu lagi mobil merk Datsun GO + Panca warna putih dengan nomor polisi BA 1739 QK. " Kedua mobil tersebit beriringan melewati daerah Rao menuju Sumut yang diduga akan melakukan penjemputan ganja," ungkapnya. Sekitar pukul 05.00 WIB petugas melihat kedua mobil tersebut melintas. Petugas langsung melakukan pembuntutan terhadap kedua mobil tersebut. Pada saat berada di daerah Polongan Duo, mobil Datsun GO + Panca dikemudikan YAP berhenti di pinggir jalan. YAP saat itu sedang memeriksa ban. Petugas langsung turun dari mobil untuk mengamankan YAP, namun tersangka YAP bergegas masuk ke mobil dan melarikan diri. Mengetahui itu, petugas Satnarkoba Polres Pasaman melakukan pengejaran. Pada saat pengejaran mobil yang dikendarai YAP hilang kendali dan menabrak mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan RJ. Akibatnya mobil yang dikemudikan YAP masuk kedalam parit rumah warga. Pada saat itulah petugas melakakukan penggeledahan dan menemukan 3 buah karung plastik warna putih. Dua buah karung berada dibagian belakang dan satu karung lagi, berada dibangku bagian tengah. " Setelah dibuka dan diperiksa, ternyata didalam karung tersebut berisi ganja. Masing-masing karung berisikan paket ganja sebanyak 20 paket, 22 paket dan 15 paket,” ujar Kapolres Pasaman. Setelah melakukan penggeledahan terhadap mobil yang dikemudikan YAP, kata Kapolres Hendri Yahya, kemudian petugas menanyakan kepada pelaku YAP, apakah RJ ada hubungannya dengan ganja yang dibawa YAP. Ketika ditanya masalah RJ, YAP menyebutkan bahwa RJ merupakan teman-teman yang bertugas sebagai pengawal dan memantau situasi selama dalam perjalanan. "Setelah menangkap pelaku, kemudian petugas membawa ke Puskesmas Rao. Seleaai diobati, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pasaman,” terang Kapolres Pasaman.
Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya menperlihatkan barang bukti sebanyak 57 paket setara 61 Kg Ganja ketika Konfrensi Pers, Kanis (13/2).

Didampingi Waka Polres Kompol Ahmad Yani dan Kasat Narkoba Iptu Syafri Munir Kapolres Pasaman menjelaskan, penangkapan pelaku berlangsung curuk dramatis. Berawal adanya informasi yang diperoleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba soal penjemputan ganja dari daerah Sumatera Utara yang akan dibawa ke daerah Sumatera Barat melalui wilayah hukum Polres Pasaman.

Mendapat khabar itu, Tim Opsnal Satres Narkoba melakukan pengintaian sepanjang Minggu (9/02). Sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, Tim Opsnal melihat dua unit mobil jenis Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BM 1657 NY dan satu lagi mobil merk Datsun GO + Panca warna putih dengan nomor polisi BA 1739 QK. ” Kedua mobil tersebit beriringan melewati daerah Rao menuju Sumut yang diduga akan melakukan penjemputan ganja,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Terseret Ombak, Pengemudi Boat di Pessel Dilaporkan Hilang

Sekitar pukul 05.00 WIB petugas melihat kedua mobil tersebut melintas. Petugas langsung melakukan pembuntutan terhadap kedua mobil tersebut. Pada saat berada di daerah Polongan Duo, mobil Datsun GO + Panca dikemudikan YAP berhenti di pinggir jalan.

YAP saat itu sedang memeriksa ban. Petugas langsung turun dari mobil untuk mengamankan YAP, namun tersangka YAP bergegas masuk ke mobil dan melarikan diri.

Mengetahui itu, petugas Satnarkoba Polres Pasaman melakukan pengejaran. Pada saat pengejaran mobil yang dikendarai YAP hilang kendali dan menabrak mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan RJ.

Akibatnya mobil yang dikemudikan YAP masuk kedalam parit rumah warga. Pada saat itulah petugas melakakukan penggeledahan dan menemukan 3 buah karung plastik warna putih. Dua buah karung berada dibagian belakang dan satu karung lagi, berada dibangku bagian tengah.

” Setelah dibuka dan diperiksa, ternyata didalam karung tersebut berisi ganja. Masing-masing karung berisikan paket ganja sebanyak 20 paket, 22 paket dan 15 paket,” ujar Kapolres Pasaman.

Setelah melakukan penggeledahan terhadap mobil yang dikemudikan YAP, kata Kapolres Hendri Yahya, kemudian petugas menanyakan kepada pelaku YAP, apakah RJ ada hubungannya dengan ganja yang dibawa YAP.

Ketika ditanya masalah RJ, YAP menyebutkan bahwa RJ merupakan teman-teman yang bertugas sebagai pengawal dan memantau situasi selama dalam perjalanan.

“Setelah menangkap pelaku, kemudian petugas membawa ke Puskesmas Rao. Seleaai diobati, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pasaman,” terang Kapolres Pasaman.

Facebook Comments

Loading...
loading...