Beranda Birokrasi Pemkab Solok Terus Bergerak Mempersiapkan Tatanan Kehidupan Baru

Pemkab Solok Terus Bergerak Mempersiapkan Tatanan Kehidupan Baru

sosialisasi
Para Ninik-mamak pengurus LKAAM Kab Solok ikuti sosalisasi Perbup tentang pedoman pelaksanaan pola hidup baru dalam rangka antisipasi dan penanganan covid-19 di Kab. Solok.

Beritanda1 – Kendati  kurva warga Kabupaten Solok yang positif terpapar virus Corona tidak menunjukkan grafik menanjak, bahkan cenderung menurun,  tidak berarti pemerintah daerah setempat menjadi santai menangani pandemi Covid 19 yang masih menggurita diberbagai belahan negeri ini.

 

Gejala penurunan itu tampak dari data Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Solok sampai hari Sabtu, 6  Juni  2020,  dimana jumlah warga Positif Corona tetap sebanyak 8 orang. Dari angka itu, dua orang diantaranya meninggal dunia, sebanyak 5 orang sembuh dan 1 orang lagi masih dirawat.

” Pasien yang masih dirawat di  SPH ( Semen Padang Hospital) tinggal 1 orang, karena kemaren (Jum’at), 1 orang pasien dari Nagari Kotobaru yang Karantina di BPSDM Padang sudah sembuh ” terang Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19,  Syofiar Syam, Sabtu (6/6)

Terkait ODP ( Orang Dalam Pantauan), menurut  Syofiar Syam, di Kabupaten Solok ada sebanyak 2 orang. Kemudian PDP (Pasien Dalam Perawatan) masih ada 2 orang yang kini menjalani perawatan di RSUD M. Natsir Solok dan RSUD Arosuka. ” Selama pandemi Covid 19, Gugus Tugas Kabupaten Solok telah melakukan Rapid Tes terhadap  71  orang dan  Swab  Tes  sebanyak 316 orang, ” jelasnya.

New Normal

Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19 setelah menjalankan rangkaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar No. 180-366-2020 tanggal 28 Mei 2020, Kabupaten Solok juga melaksanakan Perpanjangan Kedua PSBB sejak tanggal 30 Mei sampai  7 Juni 2020.

Ketentuan PSBB kedua ini dilakukan sebagai persiapan menuju Tatanan Kehidupan Baru  (New Normal) dengan mendisiplinkan Masyarakat untuk melaksanakan Protokol Covid-19. Kemudian pengendalian penyebaran Covid-19 dengan tindakan maksimal,  berupa Testing, Tracing,  Isolasi dan Perawatan.

BACA JUGA:  Tiga Kali Berturut-Turut, Kabupaten Solok Terima WTP dari BPK RI

Terkait fase new normal itu, Syofiar Syam memastikan Pemkab Solok telah melakukan kegiatan persiapan menuju Kehidupan Baru, yakni dengan menerbitkan  Perbup Nomor 25 Tahun 2020 tanggal 3 Juni 2020 tentang  Pedoman Pelaksanaan Pola Hidup Baru dalam rangka Penanganan dan Antisipasi Covid-19.

Menjelang pemberlakuan Perbup yang efektif dilaksanakan tanggal 8 Juni 2020 lusa, Bupati Solok Gusmal juga  sudah melakukan Sosialisasi  kepada seluruh Pimpinan SKPD dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Solok, Sosialisasi dan Penyempurnaan Rancangan Perbup kepada Forkopimda,  MUI, NU, Muhammadiyah, Kemenag dan FKUB.

” Langkah serupa juga dilakukan kepada Pelaku Usaha sektor Pariwisata dan Pengelola Pasar se-Kabupaten Solok, termasuk  kepada Camat dan Wali Nagari dan jajaran serta ninik-mamak pengurus LKAAM dan KAN Kabupaten Solok,” terang Syofiar Syam yang juga Kabag Humas Pemkab Solok itu.

 

Reporter: Wezi Rismanto

Editor   : Melatisan

 

Artikel sebelumyaDharmasraya Sambut Pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19
Artikel berikutnyaCiptakan Generasi Berkualitas, Tokoh Saniangbaka Dukung Bimbel Super Intensif