Atasi Gejolak Harga Pangan, Pemkab Solok Gelar Pasar Murah

pasar murah
Bupati Solok Gusmal melihat pelaksanaan paar murah untuk mengatasi gejolak harga pangan jelang idul adha 1441 H

Beritanda1 –Pemerintah kabupaten Solok menggelar pasar murah untuk masyarakat di daerah itu, Rabu 22 Juli 2020. Pasar murah yang dimotori oleh dinas Perikanan dan Pangan ini digelar guna mengatasi lonjakan harga pangan jelang hari raya Idul Adha 1441 H mendatang.

 

Kegiatan pasar murah itu dilaksanakan selama 2 hari (22 & 23 Juli 2020). Kegiatan dapat terlaksana berkat kerjasama dengan dinas pangan Prov. Sumbar, Poltek KP Pariaman, Bulog Solok dan Penggiat UMKM Kab. Solok

Kegiatan pasar murah itu dibuka oleh Bupati Solok Gusmal dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kab. Solok Desnadefi Gusmal, Ketua GOW Kab. Solok Dahliar Yulfadri Nurdin, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kab. Solok Ir. Admaizon, Kepala Diskoperindag Kab. Solok Eva Nasri, Kepala Dinas Pangan Prov. Sumbar diwakili Kepala UPTD Distribusi Pasokan dan Akses Pangan Ir. Hj. Suswita, MP dan Koordinator Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman Harisjon, S.Pi. M.Si.

“Kegiatan pasar murah ini kita lakukan dalam rangka menyambut hari raya idul adha 1441 H dengan tujuan membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, agar masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan murah dan berkualitas di tengah masa pandemi Covid-19 ini,” kata Bupati Solok Gusmal.

Pasar murah

Bupati menyebutkan, permasalahan gejolak harga pangan hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pemerintah dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Lantaran itu, ketahanan pangan daerah serta pemenuhan gizi masyarakat, terutama protein telah menjadi perhatian serius oleh pemerintah.

“Usaha yang dilakukan pemerintah juga berkaitan langsung dengan usaha pananganan stunting di kabupaten Solok,” ucap Bupati.

Bupati berharap, dengan adanya kegiatan pasar murah ini, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan mengunjungi beramai-ramai. Selain itu Bupati juga berharap agar masyarakat dapat kembali memaksimalkan produksi usaha, demi meningkatkan kembali roda perekonomian masyarakat dan daerah.

BACA JUGA:  Pasca Banjir, Lumpur Menumpuk di Lingkungan SMPN 15 Solsel

“Semoga kerjasama dalam bidang perekonomian antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” ucap Bupati.

PASAR MURAH

Sementara itu Kepala Dinas Pangan Prov. Sumbar diwakili kepala UPTD Distribusi Pasokan dan Akses Pangan Ir. Hj. Suswita, MP menambahkan, permasalahan gejolak harga pangan dan daya beli salah satu permasalahan yang dihadapi pemerintah saat ini terutama karena pandemi covid-19 dalam mewujudkan ketahanan pangan baik dan berimbang.

“Diharapkan toko tani Indonesia center dapat berperan sebagai salah satu usaha pemerintah memotong rantai pasokan pangan, dengan rantai pasokan yang makin pendek diharapkan harga barang juga akan turun,” ujarnya.

pasar murah

Menurutnya, bahan pangan pokok dan strategis harus tersedia dalam jumlah yang memadai, mutu yang baik, serta pada harga yang wajar untuk menjaga keterjangkauan daya beli di tingkat konsumen dan sekaligus melindungi pendapatan produsen.

“Pemerintah daerah Provinsi Sumbar akan selalu berupaya untuk mendorong penekanan inflasi di daerah,”ungkapnya.

Sementara itu, dalam rangka menyikapi tantangan dan peluang dalam hal pasokan dan stabilitas harga pangan, tahun ini pihaknya fokus menangani rantai distribusi agar akses pangan oleh masyarakat dapat terwujud, di mana masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, mudah diperoleh dan berkualitas.

“Petani sebagai produsen, suplier, distributor bahan pangan juga dapat menikmati hasil keuntungan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...